Pada awal masa remaja, Rasulullah saw tidak mempunyai pekerjaan tetap. Hanya saja beberapa riwayat menyebutkan beliau biasa mengembala kambing di kalangan Bani Sa'd dan juga di Makkah dengan imbalan uang beberapa dinar. (Page 56)
Beliau lebih suka diam lama-lama untuk mengamati, memusatkan pikiran dan menggali kebenaran. (Page 59)
Beliau berhubungan dengan manusia, dengan mempertimbangkan keadaan dirinya dan keadaan mereka. Selagi mendapatkan yang baik, maka beliau mau bersekutu di dalamnya. Jika tidak, maka beliau lebih suka dengan kesendiriannya. (Page 59)
Pada tahun kesebelas dari nubuwah itu, Beliau (Rasulullah) menikahi Aisyah yang saat itu umurnya 6 tahun. Lalu Beliau berkumpul dengannya di Madinah pada tahun pertama setelah hijrah, yang saat itu umurnya 9 tahun. (Page 157)
"Sesungguhnya Muhammad pernah berkata bahwa jika kalian mengikuti agamanya, maka kalian akan menjadi raja bagi bangsa Arab dan non-Arab, kemudian kalian akan dibangkitkan lagi setelah mati, lalu di sana ada taman-taman seperti taman di Yordan. Jika kalian tidak melaksanakannya, maka kalianlah yang akan mati, kemudian kalian dibangkitkan setelah itu, dan di sana ada api yang membakar kalian." Abu Jahal (Page 186)
Langkah pertama yang dilakukan Rasulullah (setelah hijrah ke Madinah) adalah membangun masjid (Nabawi). (Page 210)
Pegangilah akhlak dan perikehidupan mereka (para sahabat Muhammad saw) menurut kesanggupan kalian, (Page 217)
Rasulullah saw tak henti-hentinya memohon kemenangan kepada Allah seperti yang telah dijanjikan-Nya, (Page 250)






