Selasa, 06 Oktober 2026

ANTI GRAMMAR GRAMMAR BOOK

Tujuan dari penulisan buku ini adalah kepedulian penulis akan minimnya masyrakat Indonesia yang percaya diri berbicara dengan bahasa Inggris. (Page 4)

Kalau kita pertimbangkan vocabulary vs grammar, maka vocabulary-lah yang lebih penting. (Page 13)

Kami native speakers gak memikirkan grammar, (Page 17)

Cara tercepat untuk fasih dalam berbahasa adalah belajar dengan tujuan yang ada di dalam pikiran dan bekerja keras untuk mencapai tujuan itu. (Page 18)

Belajar suatu bahasa yang baru itu lebih seperti berlatih olahraga ketimbang seperti belajar matematika atau sejarah. (Page 21)

Bahasa itu bisa dilupakan kalau tidak digunakan secara teratur. (Page 26)

Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain juga, karena tiap orang memiliki cara belajar yang berbeda-beda. (Page 26)

Gak akan ada resiko yang melukai fisik kalau kamu membuat kesalahan dalam berbicara bahasa inggris. (Page 27)

Satu-satunya cara untuk mengatasi ketakutan adalah dengan melawannya. (Page 27)

Kamu harus terus berkembang dan tahan banting. (Page 29)

Oh, ouch, ew, gee merupakan contoh interjection dalam bahasa inggris. (Page 55)

Kamu perlu ngomong. Kamu harus menggunakan bahasa inggris. (Page 142)

Semua yang kamu katakan gak harus sempurna. Bukan hal yang buruk kalau kamu gak tahu sesuatu. Kamu bisa cari tahu dan bertanya. (Page 142)

Setiap saat adalah kesempatan untuk belajar, bukan hanya ketika kamu membaca buku ini. (Page 142)

Agar fasih dalam suatu bahasa dan tidak pernah melupakannya, kamu harus menjadikannya suatu kebiasaan. (Page 143)

Setelah mendapatkan training dari ENGLISH TODAY, Denisio akhirnya menjadi guruku Mr. D pada tahun 2016. (Page 179)

Mr. D sudah mengajar lebih dari satu juta orang Indonesia. (Page 179)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar