Kamis, 22 September 2016

Lagi Lelah akan Sesuatu Hingga Mau Menyerah? Coba Lakukan Hal Ini!

Namanya juga manusia gan. Kadang rasa lelah bisa aja menghantui. Yah, lelah dalam hal macam-macam. Kayak lelah dalam bekerja, lelah belajar, sampe-sampe lelah dalam ngerebut hati si dia gan! Maklumin aja mah hal kayak begini. Tapi, ada caranya kok biar kita bisa bangkit lagi dari keterpurukan yang kita alami ini kok gan! Lelah mengejar sesuatu bisa terjadi, tapi kita gak boleh nyerah. Nah, buat agan sista yang mau bangkit dari rasa capek mengejar hal yang kalian inginkan, sebaiknya kalian coba dulu deh beberapa hal berikut ini. Mudah-mudahan, semua yang agan inginkan tersebut bisa dikejar kembali dan diraih. AMIIIIEEENN.

1. Istirahat sejenak biar kita gak menyerah
Contoh aja nih gan, kayak lagi lari. Ditengah perjalanan menuju garis finish, kita capek banget. Apa yang kita lakuin? Yahh…istirahat sejenak gan. Istirahat sejenak akan kerasa lebih baik kok daripada harus maksain lari. Kalo dipaksa, bisa-bisa bakal pingsan deh. Tapi, usahain kalo kita juga gak boleh nyerah loh gan. Istirahat bentar bisa tenangin diri, trus juga bisa bikin kita mikir gan. Mikir apa? Mikir strategi selanjutnya, mikir gimana caranya kita mencapai garis finish, atau mikir mengapa kita melakukan hal tersebut! Nah, kalo udah ringan, baru deh kita kerjar lagi apa yang kita inginkan ini gan.

2. Lihat lagi sejauh mana kita sudah melangkah
Selanjutnya, hal yang perlu kite ingat lagi adalah, sejauh mana kita sudah berusaha gan. Ibaratnya nih ya, udah setengah jalan (atau jangan-jangan udah mau sampai), kita bakal nyerah. Kalo udah di tengah perjalanan trus kita nyerah, jadi sia-sia dong usaha kita selama ini? Hal ini bisa bikin kita gak mudah menyerah. 

3. Lihat orang sekitar, dan buktikan kita bisa!
Ketika udah mulai nyerah nih, coba tengok lagi deh orang-orang sekitar kita. Orang-orang yang udah ngasih kita semangat, orang-orang yang percaya kalo kita bisa, orang-orang yang berharap penuh sama kita. Dengan begitu, apakah agan tetap nyerah?
Jujur deh, tentunya kita gak mau dong dicap oleh orang-orang (apalagi orang-orang yang menaruh harapan ke kita), adalah orang yang mudah menyerah gan. Tunjukin kalo kita bisa, dan jangan bikin usaha mereka menyemangati kita jadi sia-sia nih gan.

4. Percayalah, sesuatu yang indah, gak didapat dengan mudah
Satu lagi, ini bukan kayak ikutan kuis gan. Cuman modal berapa ribu, agan sista bisa dapetin puluhan jutaan rupiah. Kejadian seperti ini mah persentasenya kecil banget. Makanya cobalah yakinkan dalam diri agan sista masing-masing, kalo semua usaha keras kita untuk mencapai hal tersebut akan indah pada waktunya. Hasil yang kita capai, akan sebanding kok dengan usaha kita selama ini. Jadi mau nyerah begitu aja? Kalo nyerah, udah dapat dipastikan kalo agan sista bakal gagal mendapatkan apa yang kita inginkan dari awal nih gan!

5. Terus berusaha, tetap berdoa
Setiap usaha yang keras, harus juga nih disisipi dengan doa yang tulus. Kalo niat agan sista baik, percaya deh kalo Tuhan bakal ngasih yang terbaik. Jadi, gak perlu ragu lagi deh dengan jalan yang udah dikasih sama Tuhan! Tul gak?

Gimana gan? Mudah-mudahan thread ane yang sederhana ini bisa memotivasi agan sista untuk melanjutkan apa yang sudah kalian jalani. Jangan sampe, suatu saat nanti kita menyesal karena udah nyerah gitu aja gan.

(Source : Kaskus.co.id/thread/57e01842dc06bd11388b456b/kaskus.co.id/?utm_source=facebook&utm_medium=internalpost&utm_campaign=hotthread)

Rabu, 21 September 2016

8 Target Hidup yang Perlu Kamu Capai Sebelum Masuk Ke Umur 30-an

Yup, usia 30-an memang sering dianggap “sakral” dan penting. Di usia ini kamu sudah memasuki dunia kerja, mulai mengenyam banyak pengalaman, punya banyak skill. Di usia ini pula mulai muncul keinginan untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Jika kamu udah siap untuk menempuh fase baru dalam kehidupanmu, berikut ini beberapa target yang perlu kamu capai saat menginjak usia 30 tahunan. Tentunya kamu selalu ingin mendapatkan hidup yang lebih baik ‘kan?

1. Sebelum Umur 30-an
Penting Bagimu Untuk Punya Pekerjaan yang “Mantap”

Di saat menginjak usia 30 kamu udah gak seharusnya masih berkelana hilir mudik buat mencari pekerjaan yang sesuai denganmu. Jauh sebelum berusia kepala tiga kamu seharusnya udah membangun jaringan yang bisa membawa kontribusi dalam pengembangan karir kamu.

Jaringan yang udah kamu punya sebelumnya semestinya telah membawa kamu ke pekerjaan/jabatan yang udah mantap bagi kamu. Mantap dalam artian gajinya cukup (bahkan bisa nabung), suasana yang nyaman dan memberi kesempatan luas utuk kamu meniti karir ke level top.

2. Kamu Sudah Bisa “Memberikan” Sesuatu
Dengan Menjadi Mentor Bagi Para Junior

Sukses bukan hanya soal mengisi gelasmu sendiri sampai penuh. Pribadi yang sukses adalah dia yang juga bisa memberikan sesuatu bagi orang lain. Di usia 30-an, seharusnya kamu sudah bisa membagi pengalamanmu demi kemajuan orang di sekitarmu.

Karena udah mengumpulkan banyak pengalaman, kamu udah mulai menjadi mentor bagi bawahan dan angkatan kerja baru. Ketika para junior ini memandang kamu sebagai panutan, maka jangan gegabah dalam bertindak. Jangan pula menganggap ini sebagai beban karena memberi ilmu pada junior itu membawa beberapa keuntungan:

a. Mentoring memberimu kesempatan untuk menemukan rekan junior yang punya potensi besar untuk berperan besar bagi kantor di masa depan.

b. Selain memberi ilmu kamu juga mendapat ilmu baru: skill kepemimpinan dan komunikasi.

3. Punya Tabungan dan Mulai Serius Berinvestasi

Di usia sekarang kamu udah harus benar-benar menyiapkan masa depan secara matang. Tabungan semestinya bukan hanya berbentuk rekening gede di bank. Tapi usahakan memecah tabunganmu dalam berbagai bentuk bisa seperti aset, lahan, asuransi dan surat hutang.

Investasi juga jadi hal yang tidak lagi asing buatmu. Kamu benar-benar telah mempersiapan masa depan lewat ikut instrumen investasi yang menguntungkan. Memang membutuhkan waktu lama dan usaha untuk mencapai hal ini tapi jika kamu udah tahu dari sekarang, kamu udah tahu mau dibawa ke mana uang itu jika udah di tanganmu nantinya.

4. Kamu Harus Mulai Menyadari Pentingnya Menjaga Kebugaran

Seiring bertambahnya umur, tubuh kamu makin rentan terhadap penyakit. Kamu pun makin sadar bahwa kesehatan adalah aset yang tak ternilai harganya.Untuk itu kamu berusaha lebih keras untuk menjaga kesehatan.

Agar tetap fit jadwalkan untuk berolahraga dan tetapkan targetnya. Misal, kamu menargetkan untuk berlari dengan jarak total sejauh 5 kilometer dalam seminggu (atau sebulan). Jika berlari bukan latihan yang cocok bagimu, bikin target untuk menurunkan berat badan, berhenti merokok, dan peningkatan kebugaran. Dengan begitu tubuh kamu akan memilih sendiri program latihan apa yang cocok bagi kamu.

5. Sekolah Lagi? Kenapa Enggak?

Mapan secara karier sebelum usia 30-an tidak membuatmu bisa begitu saja berhenti belajar. Mengejar pengalaman, belajar untuk menjadi lebih bijak, dan penerapan ilmu masih bagian dari proses belajar yang tidak pernah selesai kamu lakoni. Setelah kamu memiliki kestabilan karir dan pribadi gak ada salahnya kalau kamu mulai memikirkan untuk kembali duduk di bangku kuliah untuk gelar pasca sarjana atau gelar sarjana bagi kamu yang belum sempat kuliah langsung selepas masa SMA.

Memang benar kuliah membutuhkan dedikasi yang tinggi untuk dilaksanakan namun jika kamu gak punya waktu di siang hari coba pertimbangkan untuk mengambil program kelas malam seperti yang sering dilakukan para profesional. Selain itu, di era internet seperti sekarang kamu juga bisa mengambil kelas-kelas online.

6. Membuka Diri Untuk Terus Belajar Skill Baru

Jika kamu mengira kamu udah terlalu tua untuk mempelajari hal baru maka sadarilah bahwa selalu ada ruang untuk menambah ilmu baru. Ikutin kursus bahasa yang selama ini bikin kamu penasaran, pelajari cara memasak dari ahlinya,atau mendaftar di kelas kerajinan tangan merupakan beberapa hal yang gak ada salahnya kamu coba.

Dengan mempelajari hal baru, kamu dapat membuktikan kalau pikiran dan badan kamu masih punya semangat anak muda. Punya bahasa baru yang dikuasai bikin traveling kamu gak seribet sebelumnya dan punya skill anyar entah itu dibidang kuliner, kerajinan, komputer dan lain-lain bisa memberi kamu kegiatan di kala bengong. Siapa tahu jadi sumber pemasukan jika kamu memutuskan pensiun nantinya.

7. Sebelum berusia 30 Tahun Akan Oke Banget Kalau Kamu Bisa Punya Rumah Sendiri

Walau didapat melalui KPR, memiliki rumah sendiri akan memberi kamu kenyamanan tiada tara. Ini merupakan pencapaian yang harus kamu kejar sesaat kamu udah mantap dengan pekerjaan kamu. Tapi harap diingat mengajukan KPR butuh persiapan dan perhitungan matang, pastikan kamu siap berkomitmen selama bertahun-tahun dengan pihak kredito.

8. Aman Secara Finansial

Seringkali disebut juga sebagai “Merdeka secara Finansial”, namun apakah merdeka namanya jika kamu masih memiliki KPR dan/atau cicilan mobil yang jumlahnya melebihi pendapatanmu sendiri?

Menjadi usia 30-an gak mengaharuskan kamu benar-benar lepas dari hutang, namun setidaknya kamu udah berada pada posisi “Aman” yakni, punya pekerjaan, punya rumah sendiri dan memiliki tabungan. Satu yang penting, kamu bisa menyesuaikan kemampuan finansial dengan gaya hidup.

(Source : Kaskus.co.id/thread/5427b3555074103f218b4567/9-target-hidup-yang-perlu-kamu-capai-sebelum-masuk-ke-umur-30-an)

Minggu, 18 September 2016

Mixing of 4 cashflow quadrant

Seseorang bisa menjadi employee, selfemployed, business owner, & investor di tempat yang berbeda. Dan bisa juga seseorang menjadi employee, selfemployed, business owner, & investor di tempat yang sama, sbg contoh yaitu seorang guru yang bekerja di lembaga pendidikannya sendiri sebagai guru mata pelajaran tertentu (employee), karena dia bekerja di lembaganya sendiri dia juga disebut dengan pekerja lepas (selfemployed), dia juga punya rekan kerja dan sistem yang dia bangun sudah berjalan dengan baik maka dia adalah pemilik sistem usaha (business owner), & sebagai upayah memperbesar lembaga pendidikannya dia juga mulai berinvestasi guna meningkatkan kualitas lembaga pendidikannya tersebut dan membuka cabang-cabang di tempat lain, maka dia adalah seorang penanam modal (investor).

Sabtu, 17 September 2016

Peraturan Baru IEC per 17 September 2016

Berikut adalah peraturan baru di Lembaga Kursus Bahasa Inggris IEC untuk siswa baru yang mendaftar di atas tanggal 17 September 2016 :

1. Biaya kursus Rp. 40.000,- per meeting* per kelompok**
*per meeting      - 60 menit
**per kelompok - 1 s/d 5 siswa

2. Siswa dalam satu kelompok memiliki tingkatan yang sama.

3. Pembayaran kursus dilakukan sebelum program kursus berjalan, minimal pelunasan pembayaran untuk 4 meeting.

Kamis, 15 September 2016

Michael Phelps

Michael Phelps (pada usia 15) berpartisipasi di Olimpiade 2000 di Sydney sebagai perenang putra termuda di ajang Olimpiade sejak 68 tahun. Namun ia tidak memenangkan medali, ia finish ke-5 pada nomor 200m gaya kupu-kupu, Phelps lalu mulai berkembang dan dikenal dalam dunia renang setelah itu. 5 bulan setelah Olimpiade Sydney, Phelps memecahkan rekor dunia 200 m gaya kupu-kupu berikutnya, pada usia 15 tahun 9 bulan, perenang putra termuda pemecah rekor dunia yang pernah ada. Ia lalu memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri di Kejuaraan Dunia Renang di Fukuoka, Jepang (1:54.58). Tahun 2002 pada kejuaraan nasional di Fort Lauderdale, Florida, Phelps juga memecahkan rekor dunia pada nomor 400 m gaya individual dan memecahkan rekor nasional AS pada nomor 100 m gaya kupu-kupu dan nomor 200 m gaya individual.

Tahun 2003, Phelps memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri di nomor 400 m gaya individual (4:09.09) dan pada bulan Juni, ia memecahkan rekor dunia di nomor 200 m gaya individual (1:56.04). Lalu pada 7 Juli, 2004, Phelps memecahkan rekor dunia lagi atas namanya sendiri di nomor 400 m gaya individual (4:08.41) dan menjadi andalan Amerika Serikat diOlimpiade 2004. Tahun sebelumnya Phelps juga memenangkan Sullivan Award.

Dalam Olimpiade Beijing 2008, Phelps berambisi memecahkan rekor Mark Spitz yang meraih tujuh emas dalam satu kali kejuaraan Olimpiade. Dan ambisi tersebut menjadi kenyataan. Phelps memboyong delapan medali emas di Olimpiade akbar tersebut dengan lima emas di antaranya adalah nomor individu; dan lima di antaranya dengan pemecahan rekor dunia.

Pada tanggal 28 Juli 2012, dalam kompetisi pertamanya di Olimpiade Musim Panas 2012, Phelps berada di posisi keempat di belakang rekan senegaranya dari AS, Ryan Lochte, Thiago Pereira dari Brasil, dan Kosuke Hagino dari Jepang di nomor gaya ganti perorangan 400m. Ini adalah pertama kalinya Phelps gagal menghasilkan medali dalam ajang Olimpiade sejak tahun 2000.[4]

Pada tanggal 31 Juli 2012, Phelps meraih medali perak di gaya kupu-kupu 200 meter di belakang perenang Afrika Selatan, Chad le Clos dengan selisih waktu hanya 5/100ths per detik, dan medali emas di gaya bebas estafet 4 × 200 meter. Pencapaian ini membuat Phelps menyamai dan sekaligus melampaui rekor pesenam Uni Soviet, Larisa Latynina, sebagai atlet yang berhasil meraih medali terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Olimpiade.[5][6]Latynina menghadiri kompetisi Phelps dan meminta untuk mengalungkan medali pada Phelps, namun peraturan Olimpiade tidak mengizinkan hal tersebut. Latynina menyebut bahwa Phelps layak mendapat rekor tersebut.[7]

Pada tanggal 2 Agustus 2012, Phelps memenangkan medali emas Olimpiade ke-16nya ketika ia berhasil mengalahkan Ryan Lochte di nomor gaya ganti perorangan 200 meter dengan waktu 1:54.27, dan dengan kemenangan itu Phelps juga mencatatkan diri sebagai perenang pria pertama yang sukses menjuarai nomor yang sama di tiga ajang Olimpiade berturut-turut.[8]Sejauh ini, hanya Rebecca Soni dan Phelps (dua kali) perenang yang berhasil mempertahankan gelar individu dari Olimpiade Musim Panas 2008. Kemenangan ini juga menandai gelar Olimpiade kelima Phelps dalam gaya ganti individual, memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Tamás Darnyi (Hungaria) dan Yana Klochkova (Ukraina). Atas prestasinya ini, Phelps dikatakan sebagai perenang yang paling sukses yang berlaga dalam penyelenggaraan Olimpiade tiga kali berturut-turut.[9]

(Source : Wikipedia.org)

Rabu, 14 September 2016

Casflow Quadrant

Karya Robert yang paling dikenal adalah membagi kategori hidup orang berdasarkan sumber penghasilan ke dalam 4 kuadran, yakni kuadran I E (employee/pegawai), Kuadran II S (Self Employed/pekerja lepas), Kuadran III B (business Owner/pemilik usaha), dan kuadran IV I (Investor/penanam modal).

Robert mengatakan, kebanyakan dari kita berpotensi memperoleh penghasilan dari keempat kuadran. Contoh kasus seorang dokter yang bekerja di sebuah rumah sakit dengan jabatan direktur, memiliki klinik spesialis anak, dan punya usaha perkebunan. Sebagai direktur rumah sakit, sang dokter ada di kuadran penghasilan I (E), namun sebagai seorang ahli penyakit anak, ia mendapatkan kuadran penghasilan sebagai self employed (S) pada saat ia buka praktek dirumahnya. Ia juga memiliki usaha perkebunan, yang berarti mendapatkan kuadran penghasilan sebagai business owner (B). Bisa jadi dokter itu juga melakukan investasi di sektor properti atau yang lainnya yang berarti masuk ketagori kuadran penghasilan IV.

Nah sang dokter adalah orang yang lengkap hidupnya karena mengalami hidup dalam kuadran penghasilan I-IV.

Pesan-Pesan Ayah kaya

Jadi sebenarnya kita diberi ajaran 4 kuadran penghasilan, untuk memilih salah satu atau bisa juga semuanya. Robert memang menganggap kuadran penghasilan E sebagai yang paling miskin, dan kuadran penghasilan Investor menjadi paling kaya.

(Source : Strategiusaha.com/2014/08/24/kuadran-penghasilan-anda)

Kamis, 08 September 2016

Back to Smanda

Tahun 2003-2006 Aku sekolah di sini, SMAN 2 Sidoarjo (Smanda). Memang ini bukan pilihan pertama, tapi Allah yang lebih tahu kenapa aku lebih baik bersekolah disini. Aku berada di kelas 1-1, 2 IPA 3, dan 3 IPA 3. Dan bertemu teman les ku dulu di Phi-Beta Sidoarjo, Hafiz Iqbal Maulana, dan menjadi teman sebangku sampai lulus. Di sekolah ini banyak yang aku dapatkan, mulai dari ikut organisasi SKI (Sie Kerohanian Islam) yang membuat ku jadi lebih mengenal Islam, menjadi ketua OSIS periode 2004/2005 yang memberiku ilmu kepemimpinan, ikut KIR (Karya Ilmiah Remaja) dari sini aku dapat ilmu riset, guru-guru Smanda yang sangat hebat, teman-teman SMA yang baik, dll.

Dan di tahun pelajaran ini 2016/2017, aku kembali ke Smanda sebagai guru TOEFL (Test of English as Foreign Language) di kelas 10 IPA 2. Banyak hal yang berubah di sekolah ini karena pindah lokasi, dari Jalan Kutuk Sidokare pindah ke Jalan Raya Lingkar Barat Gading Fajar, banyak sekali perubahan terutama Gedung Barunya yang menjadikan sekolah ini memiliki suasana baru. Waktu aku masuk ke ruang guru ada beberapa guru yang masih mengajar di situ seperti Pak Suprapklison (Guru Bahasa Jerman), Pak Muyasir (Guru Sejarah), Pak Diduk (Guru Matematika), Bu Candra (Guru Bahasa Inggris), Bu Wid (Guru Kimia), dll, & beberapa adalah guru baru.

Ya, inilah hidup, terkadang semuanya kembali ke titik dimana kita memulai perjalanan panjang kita.