Rabu, 12 Mei 2021

Sejarah Bank Jatim


Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, yang dikenal dengan sebutan BANK JATIM, didirikan pada tanggal 17 Agustus 1961 di Surabaya. Landasan hukum pendirian adalah Akta Notaris Anwar Mahajudin Nomor 91 tanggal 17 Agustus 1961 dan dilengkapi dengan landasan operasional Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor BUM.9-4-5 tanggal 15 Agustus 1961.

Selanjutnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1962 tentang Ketentuan Pokok Bank Pembangunan Daerah dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Perbankan, pada tahun 1967 dilakukan penyempurnaan melalui Peraturan Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur Nomor 2 Tahun 1976 yang menyangkut Status Bank Pembangunan Daerah dari bentuk Perseroan Terbatas (PT) menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Secara operasional dan seiring dengan perkembangannya, maka pada tahun 1990 Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur meningkatkan statusnya dari Bank Umum menjadi Bank Umum Devisa, hal ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Bank Indonesia Nomor 23/28/KEP/DIR tanggal 2 Agustus 1990.

Untuk memperkuat permodalan, maka pada tahun 1994 dilakukan perubahan terhadap Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 1992 tanggal 28 Desember 1992 menjadi Peraturan Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur Nomor 26 Tahun 1994 tanggal 29 Desember 1994 yaitu mengubah Struktur Permodalan/Kepemilikan dengan diijinkannya Modal Saham dari Pihak Ketiga sebagai salah satu unsur kepemilikan dengan komposisi maksimal 30%.

Dalam rangka mempertahankan eksistensi dan mengimbangi tuntutan perbankan saat itu, maka sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 1997 telah disetujui perubahan bentuk Badan Hukum Bank Pembangunan Daerah menjadi Perseroan Terbatas. Berdasarkan Pasal 2 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1998 tentang Bentuk Badan Hukum Bank Pembangunan Daerah, maka pada tanggal 20 Maret 1999 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur telah mensahkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 1999 tentang Perubahan Bentuk Hukum Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur.

Sesuai dengan Akta Notaris R. Sonny Hidayat Yulistyo, S.H. Nomor 1 tanggal 1 Mei 1999 yang telah ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kehakiman Nomor C2-8227.HT.01.01.Th tanggal 5 Mei 1999 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 25 Mei 1999 Nomor 42 Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor 3008, selanjutnya secara resmi menjadi PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur.

Pada tanggal 12 Juli 2012, Bank Jatim mencatatkan saham perdana di papan utama Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten ke-13 dengan kode saham BJTM.

Sumber: Wikipedia.org

Senin, 10 Mei 2021

GODAAN SJETAN


Tergambarlah dalam ingatan saja, bahwa siksa itu adalah akibat dari dosa, baik jang dikerjakan langsung dalam kesedaran, atau didorong oleh budjukan orang lain. (Page 8)

Kesombongan itu mempengaruhi iblis hingga tak mau mengakui kesalahannja. (Page 9)

Dia (sjetan) dapat memasuki diri manusia dari seluruh perdjalanan darahnja, hanya hati nurani manusia tempat duduknja iman, jang tak dapat dimasukinja, (Page 11)

Maka kekuatan hawa-nafsu jang 50%, ditambah dengan kekuatan budjukan sjetan 25%, serta ditambah lagi dengan pengaruh desakan isterinya Sitti Hawwa, jang kekuatannya 15%, djumlah kekuatan itu seluruhnja mendjadi 90%, maka dapatlah kekuatan itu mematahkan pertahanan akal jang hanja tinggal 10% itu. (Page 19)

Agama Allah menjuruh supaja manusia mengutamakan keperluan dunianja, sebagaimana djuga disuruh mengutamakan kepentingan achiratnja. (Page 25)

Dunia tanpa achirat membuat sesat. Dan achirat tanpa dunia membuat melarat. (Page 25)

Seorang jang keluar dari rumahnja, hendaknja ia mempunjai tudjuan jang baik, mau mengerdjakan pekerdjaan dan amal jang disukai dan diredlai Allah. (Page 98)

Kewadjibanku berdjalan, dan tanggungan Allah-lah menjampaikannja. (Page 158)

Maka ra'jat itu adalah amanat ditangan penguasanja, jang harus dipeliharanja dan diusahakan buat keslamatan dan kebaikannja. (Page 189)

Anak² jang masih ketjil itu adalah berada dalam tanggungan ibu bapaknja, tentang kesehatannja, pengetahuannja, dan achlaknja. (Page 196)

Jang menggoda itu bukan perempuan budjangan sadja, tetapi djuga perempuan jang sudah bersuami, terkadang mengganggu laki². (Page 208)

"Maka apabila seseorang kamu melihat seorang perempuan jang menarik perhatiannja, hendaklah ia datangi isterinja, karena sesungguhnja jang demikian itu menghilangkan pengaruh djahat jang ada dalam hatinja." HR Muslim (Page 208)

Pertjajalah, bahwa djandji Allah adalah benar semata. Dan turutlah perintah Allah, supaja kita mendjadi manusia jang bahagia dan selamat di dunia dan di achirat. (217)

Lovely Love


Jalan menuju syurga dipenuhi oleh hal-hal yang dilaknat baik nafsu atau angkara, sementara jalan ke neraka begitu mudahnya dan terpampang nyata indahnya di dunia, sungguh fatamorgana. (Page 27)

Tata aturan hidup sudah jelas ada dalam Al-Qur'an, sah-sah saja manusia mau membuat redaksi aturan, tapi wajib berpedoman pada Al-Qur'an dan as Sunnah guys. (Page 47)

Kita mukmin kan!? Do it with the truly rules (Syariah Islam). (Page 52)

Explore your creation! Get your success, the glory success! (Page 72)

bangku kosong


Gedung sekolah dengan arsitektur Belanda itu sudah sangat tua, berdiri angkuh bersama pohon-pohon raksasa yang tak kalah tua umurnya dengan bangunan itu sendiri. (Page 3)

Dia beringut menuju sebuah rak dan mengambil sebuah CD musik klasik. Sayatan biola mengalun. Merobek luka dengan nada-nada minor. Laki-laki itu tersenyum getir. (Page 23)

Heh! Imajinasimu lo simpan aja buat pelajaran mengarang. (Page 31)

Grace sungguh sangat percaya diri. Kadang-kadang sangat over dan membuatnya terkesan arogan. (Page 36)

Matahari tidak terlalu terik. Barisan anak-anak berseragam putih abu-abu memenuhi lapangan. (Page 85)

Persahabatan itu seperti matahari yang menyapa pagi. Hangat dan menyenangkan. (Page 90)

Denting piano mengalun lembut dari lantai dua sebuah rumah bertingkat. (Page 101)

"Anak-anak ada lima soal latihan yang harus kalian kerjakan. Saya akan salin soalnya di papan tulis." Grace (Page 106)

Grace meneguk kopi hangat. Asap mengepul menyerbu wajahnya yang dingin. Hujan lebat meriuh di luar. (Page 109)

"Menulis seperti bermain teater. Bisa menjadi apa dan siapa saja, meski dengan pena dan kertas." Ruwi Metia (Page 129)

WONDER SIX


Beberapa menit kemudian, Richard dan Valen kembali ke kelas dan segera membagikan buku paket dan LKS kepada teman-teman. (Page 21)

Laudya mulai bernyanyi dengan alunan musik yang dimainkan kelima temannya. Mereka bermain musik dan bernyanyi dengan riang. (Page 46)

Hari ini adalah hari pertama mereka rekaman setelah mempersiapkan lagu dengan baik. Mereka sekarang sedang berada di studio musik milik Kak Robert yang biasa merek gunakan untuk latihan dan rekaman album sebelumnya. (Page 56)

Wonder Six Child menjadi idola semua anak dan warga di sekitar mereka. Semuanya sangat senang karena banyak orang yang menyukai karya mereka. (Page 78)

Mau pintar? Makanya, BELAJAR! (Page 85)

Pukul setengah empat sore, mereka sudah berkumpul di Kafe Idola untuk merayakan ulang tahun Ronald. (Page 106)

Hobiku membaca, menulis, mendengarkan musik, (Page 163)

Kalau kalian suka puisi yang ada dalam novel ini dan ingin membaca yang lainnya, silakan buka blog-ku, fanniesha.blogspot.com. Di situ, banyak puisi buatanku, loh! (Page 163)

Curry Club 1


Soalnya dari kecil makanan saya kari! (Page 21)

Saya paling suka dengan cewek yang kurus dan kalau dipeluk tak berdaya! (Page 31)

Jodoh seseorang bukan ditentukan oleh cerita aneh! (Page 39)

Kencan pertama mungkin dianggap biasa! Tapi bagi saya sangat indah kalau di taman bermain! (Page 105)

Daripada cuma pergi berdua, lebih baik sama-sama! Jadi tidak kaku! (Page 106)

Saya pun waktu sekolah dulu sering patah hati! Tidak berani untuk menyatakan cinta. Paling hanya mengirim kartu valentine atau kartu ulang tahun. Foto dan alamatnya disimpan. Sekarang menjadi kenangan yang indah. (Page 112)

Nostradamus


Michel selalu diajar oleh kakeknya. Ia mempelajari dasar-dasar bahasa latin, yunani, yahudi, juga matematika dan astrologi... (Page 8)

Sebagai anak tertua, ia mengajari adik-adiknya membaca dan menulis... (Page 8)

Michel rajin membaca berbagai buku, seperti tata bahasa, kimia, geografi, matematika... (Page 12)

Setiap ada waktu luang Michel selalu menyempatkan untuk belajar... (Page 16)

Pasien banyak berdatangan, Michel yang kini telah dikenal dengan Nostradamus, bekerja tak kenal lelah... (Page 19)

Nostradamus tak pernah berputus asa. Ia terus mengembangkan metode pengobatan dari alam untuk bisa mengobati pasiennya... (Page 19)

Ketika berumur 26 tahun, Nostradamus kembali kuliah di Montpellier... (Page 23)

Ia rajin mengunjungi perpustakaan untuk memenuhi rasa hausnya akan ilmu (Page 23)

Semoga sukses dalam mengamalkan ilmumu dalam masyarakat! (Page 28)

Nostradamus tetap tinggal di Montpellier dan mengajar di sana selama setahun... (Page 30)

Tahun 1534, ketika Nostradamus berumur 31 tahun, ia menikahi gadis yang dipekenalkan oleh Julius itu... (Page 41)

Nostradamus kini semakin rajin menulis... (Page 62)

Tahun 1550 kumpulan tulisan Nostradamus itu akhirnya diterbitkan dengan judul "Almanak"... (Page 64)

Almanak mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat dan menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat... (Page 65)

Nostradamus terus menulis, dan dikumpulkan dalam CENTURIES II... (Page 87)

Dalam kesempatan ini saya (Ratu Catherine) akan memberikan gelar 'Physician In Ordinary' kepadamu. Dengan begitu, kau akan mendapat gaji tetap dari istana. Karena kau adalah salah satu dokter yang hebat yang dipunyai Kerajaan Prancis... (Page 95)

Nostradamus telah meramal kematiannya sendiri. Tanggal 2 Juli 1566 sebelum matahari terbit, Nostradamus meninggal dunia... (Page 101)

Walaupun telah meninggal dunia, karya Nostradamus tetap abadi sampai saat ini... (Page 103)