Rabu, 14 Maret 2018

Menikah Itu bukan Secepatnya, Tapi Setepatnya


Single tetap bisa keren kok apalagi kalau kita berhasil mencapai kesuksesan sebelum menikah, dijamin bakal banyak banget tuh ikhwan yang berlomba-lomba datang untuk meng-khitbah.
(page 15)

Sebagaimana rezeki, sebaik-baiknya cara menjemput jodoh adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah dengan iman dan taat. Karena jodoh merupakan cerminan diri seseorang.
(page 233)

Shalat Istikharah ini sebaiknya terus kita lakukan hingga detik menjelang akad nikah. Karena keyakinan itu harus tetap dipupuk hingga ijab-kabul.
(page 253)

Jodoh pilihan Allah bukanlah proses yang dipaksakan. Bukan pula cerita cinta tanpa restu orangtua. Dan bukan jodoh yang dilalui dengan kegiatan maksiat. Jodoh pilihan Allah datang atas restu Allah dan orangtua.
(page 255)

Minggu, 11 Maret 2018

Fotografi Berbasis Ponsel


Teknologi ponsel saat ini memiliki banyak kemampuan "super", selain sebagai alat komunikasi mobile yang mudah dibawa kemana-mana, bisa digunakan sebagai pemutar MP3, alat perekam suara, GPS, Organizer, dan tentu saja kamera yang canggih untuk urusan fotografi.

Sekarang ini antara ponsel dan fotografi tidak terpisahkan lagi, mayoritas pengguna ponsel menggunakan kamera yang disematkan dalam ponsel tersebut untuk mengambil foto, tanpa ribet membawa kamera DSLR maupun kamera saku. Beberapa diantara kemampuan kamera ponsel mampu menyaingi kualitas kamera saku. Hal ini juga mengingat moment yang bagus sering datang tiba-tiba sehingga bisa diabadikan dengan ponsel di tangan dan dapat langsung membagikan foto tersebut ke media sosial. Mulai dari update cerita, membuat profile picture, maupun posting quotes.

Apa yang kita lihat bisa dibekukan dalam sebuah bingkai gambar, sehingga keindahannya tidak hanya berupa kata-kata dalam cerita, tapi tersampaikan juga lewat citra yang berbicara dengan gambar.

Beberapa diantara manfaat kamera ponsel adalah: Mengabadikan selfie, Travelling bersama keluarga dan teman, Hobby fotografi, untuk menambah bahan tulisan, untuk foto produk atau makanan di bisnis online, dsb.

Sayangnya hasil foto menggunakan kamera ponsel masih terbatas. Bukan semata kualitas kamera, namun cara menggunakan juga berpengaruh terhadap hasil foto.

Ungkapan yang sering disampaikan dalam forum pelatihan fotografi: “Kamera hanya memiliki pengaruh 20% terhadap hasil foto terbaik, sedangkan fotografer memiliki andil terbesar, yaitu 80% atau seperti The man behind the camera.”

Jika Anda ingin menghasilkan karya fotografi jangan terjebak dengan memakai alat yang mahal dan canggih. Karya foto adalah karya seni bukan masalah alat. Karya foto adalah visi (cara melihat) serta kreatifitas si pemotret.

Foto dengan kamera ponsel memang tidak bisa menyaingi kualitas foto yang keluar dari kamera serius dengan lensa yang mahal seperti DSLR. Namun ada baiknya juga foto-foto yang dihasilkan dari kamera ponsel tidak terlalu asal-asalan sehingga gambar yang dihasilkan mampu mewakili citra keindahan aslinya.

Pelajaran dari Matt Mullenweg


"Apa yang dibagi, Mas?"
"Pengalaman, ide, cerita, ilmu, dan sebagainya. Hal-hal semacam itulah yang menurut Matt jauh lebih penting dan berharga daripada sekadar mendapatkan materi atau uang. Dia bahkan mengaku jauh lebih senang jika bisa berbagi dan membuat orang lain bahagia. Itulah sebabnya, Wordpress tersedia cuma-cuma."
(Source : Nge-Blog dengan Hati page 119)

"Seorang blogger beroleh rezeki bukan dari blognya, melainkan mendapatkan peluang ekonomi dari kegiatan merawat blog, misalnya menjadi pembicara, pengajar, penulis buku, dan sebagainya. Jadi duit itu hasil tak langsung dari blog. Dalam bahasa Matt, You can make more money because of your blog, not from your blog."
(Source : Nge-Blog dengan Hati page 120)

Sabtu, 10 Maret 2018

Jagan Tergesa-gesa


Dulu menurut ku buku "KULIAH KERJA DAN NIKAH" adalah buku the best buat ku, namun time by time 180° berubah menjadi buku yg kurang sesuai dengan realitas, cz kesalahan mendasar dari buku ini menurut opini ku adalah seperti pendapat ulama berikut ini, 

Ibnul Qayyim rahimahullahu berkata, “Sifat tergesa-gesa adalah dari setan. Sejatinya sifat tergesa-gesa juga merupakan sikap gegabah, kurang berpikir dan berhati-hati dalam bertindak. Yang mana sifat ini menghalangi pelakunya dari ketenangan dan kewibawaan. Dan menjadikan pelakunya memiliki sifat menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya. Dan mendekatkan pelakunya kepada berbagai macam keburukan, dan menjauhkannya dari berbagai macam kebaikan. Dia adalah temannya penyesalan. Dan katakanlah, bahwa siapa saja yang tergesa-gesa maka dia akan menyesal”. 

Dan juga pendapat ulama yg lainnya dari Ibnul Qayyim rahimahullah berkata dalam kitabnya Ar-Ruh bahwa tergesa-gesa adalah keinginan untuk mendapatkan sesuatu sebelum tiba waktunya yang disebabkan oleh besarnya keinginannya terhadap sesuatu tersebut, seperti halnya orang yang memanen buah sebelum datang waktu panennya.

Jadi bersabar itu lebih penting bro dari pada tergesah-gesah menikah. Moga gak ada lagi cowok yg menjadi korban mind set yg keliru setelah baca buku ini, trima kasih.


Minggu, 04 Maret 2018

Terorisme Internasional



Umat Islam mungkin merasa terancam oleh gangguan sekularisme dan materialisme dan mungkin memiliki kepedulian yang serius terhadap pengaruh kultural dan intelektual yang "tidak Islami". Tetapi sepanjang ancaman dan pengaruh-pengaruh ini tidak bersifat kekerasan, maka terserah pada umat Islam untuk merespons asalkan tetap dengan cara tanpa kekerasan. Mereka harus berusaha memperkuat nilai-nilai moral Islam dalam masyarakat mereka dan ancaman kultural dan intelektual terhadap keimanam dan gaya hidup mereka dengan cara damai tidak menekan. Saya percaya bahwa kepentingan terbaik umat Islam untuk merespons tantangan tersebut lebih bersifat kultural dan intelektual ketimbang berusaha menindas dan mengintimidasi "musuh-musuh" mereka. Adalah salah dan kontra produktif bagi agama besar dunia seperti Islam untuk bersandar pada tekanan dan intimidasi dalam menyelesaikan masalah, seolah tidak ada jalan lain untuk mempertahankan kesetiaan para pengikutnya.

(Source : Dekonstruksi Syari'ah page 258-259)

Jumat, 23 Februari 2018

Fungsionalisasi Perpustakaan



Kelima, fungsi rekreatif. Ketika anak didik mengunjungi perpustakaan, mereka akan mengalami rekreasi psikologis. Misalnya, saat anak didik membaca buku tentang kota Malang, yang di dalamnya terdapat banyak gambar gedung, tempat pariwisata, hiburan, dan lain-lain, maka secara psikologis mereka telah rekreasi ke kota Malang yang indah. Perpustakaan dapat dijadikan sebagai tempat mengisi waktu luang, misalnya saat istirahat, dengan membaca buku cerita, novel, roman, majalah, surat kabar, dan lain-lain.

(Source : Tips Membangun Komunitas Belajar di Sekolah page 186)

Minggu, 18 Februari 2018

Faktor Penyebab Kebosanan


Menurut Dale Carnegie, otak adalah organ tubuh yang tidak akan mengalami lelah. Otak berbeda dengan organ tubuh lainnya yang jika melakukan pekerjaan akan mengalami kecapaian dan kelelahan. Otak manusia tidak akan merasa lelah meski digunakan untuk berpikir dan belajar selama sehari semalam. Kelelahan otak justru terjadi akibat rasa bosan dan penat yang dialami. Perasaan bosan dan penat inilah yang menyebabkan seseorang cepat merasa lelah dan ingin menghentikan pekerjaannya untuk kemudian beristirahat. 


(Source : Tips Membangun Komunitas Belajar di Sekolah page 20)