Memperkecil ketidakpastian (hidup) itu dengan perencanaan & strategi yang matang di bidang keuangan ini merupakan bagian dari upayah menyelamatkan biduk rumah tangga. (Page 14)
Untuk punya harta yang produktif, orang harus melakukan tindakan yang disebut 'menyisihkan'. (Page 28)
Bagaimana memaksimalkan penghasilan dan keuangan supaya bisa hidup makmur? Caranya gampang: Anda harus menetapkan tujuan-tujuan yang ingin anda capai di masa depan. (Page 58)
Berikut saya kasih beberapa contoh tujuan keuangan buat anda:
1. Punya rumah baru,
2. Sekolahin anak,
3. Ngabisin utang kartu kredit,
4. Pergi haji,
5. Bisa pensiun,
6. Bantu saudara,
7. Punya tabungan,
8. Punya deposito,
9. Renovasi rumah,
10. Beli motor,
11. Memproduktifkan aset yang sudah ada,
12. Jual mobil,
13. Dst... (Page 61)
Berikut adalah contoh-contoh tujuan keuangan yang saya temukan pada profil-profil seperti itu: (Page 72)
"Anda nggak perlu nunggu kaya dulu baru inves, tapi untuk jadi kaya, anda harus inves..." Bowo Suhardjo (Page 84)
Ada 2 cara berinvestasi yang bisa anda lakukan, yaitu:
1. Melakukannya secara rutin setiap bulan - sedikit demi sedikit - sampai tujuan anda tercapai, atau....
2. Investasi sekali dalam jumlah besar, lalu diamkan saja. (Page 85)
Jadi, tipnya buat anda, bagitu dapat penghasilan, menabunglah di muka, baru belanja. (Page 96)
Kalau anda dapat bonus, jangan prioritaskan bonus anda itu untuk belanja, tapi prioritaskan menjadi dana cadangan. (Page 129)
Dana cadangan adalah dana di keluarga anda yang siap dipakai sewaktu-waktu kalau-kalau terjadi sesuatu dengan penghasilan anda atau untuk membayar pengeluaran penting dan mendesak yang muncul mendadak. (Page 129)
Emang berapa gaji anda? Sekitar Rp4 juta juga? Ya uda, nggak apa-apa. Ada - biarpun jumlahnya sedikit - jauh lebih daripada nggak ada sama sekali. (Page 134)
Salah satu produk yang paling mudah untuk anda masuki sebagai tempat dana cadangan adalah tabungan di bank. (Page 135)
Mau dapat hasil maksimal? Inves di saham. (Page 144)
Jual, lalu masukkan uangnya ke sesuatu yang produktif (Page 169)
Tivi-tivi seperti Metro TV, O'Channel, dan TV-One itu bagus-bagus kalau menampilkan acara-acara yang produktif dan memberikan pengetahuan buat keluarga anda. Jangan lupa, hiburan memang perlu, tapi hiburan tetap perlu batas dan rasional. (Page 178)
Penerbit obligasi (surat utang) bisa siapa saja. Yang pertama, pemerintah, entah pemerintah pusat atau daerah. Kedua, BUMN. Ketiga, bisa perusahaan swasta. (Page 186)
ORI (Obligasi Republik Indonesia) muncul karena pemerintah indonesia butuh dana untuk menutupi defisit APBN. Daripada meminjam uang dari luar negeri atau menjual BUMN, pemerintah memutuskan untuk meminjam uang dari masyarakat. (Page 186)
Kiat-kiat untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan anda,
1. Tetapkan tujuan keuangan di masa depan.
2. Menabunglah secara bulanan.
3. Investasikan bonus anda.
4. Produktifkan harta anda.
5. Persiapkan diri menghadapi masa-masa sulit. (Page 229)
Safir Senduk juga menulis 6 buah buku tentang perencanaan keuangan yang tergabung dalam "SERI PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA". (Page 232)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar