Sabtu, 06 Juni 2020

Yuk Belajar Nabung Saham


Pasar Modal Indonesia sangat punya potensi menjadi yang terbesar di kawasan Asia Tenggara (Page vii)

Tidak kurang 14 buku tentang keuangan dan pasar modal sudah ditulis Ryan, (Page vii)

Uang kertas anda ternyata bisa mengalami penurunan nilai. (Page 8)

Semakin besar sebuah usaha dan bisnis, maka akan semakin besar gangguan, hambatan, dan cobaan. (Page 13)

Ada 2 cara paling cepat agar sebuah bisnis dan usaha bisa berkembang. Pertama, berutang. Nah cara keduanya dengan mengajak orang yang punya uang bukan untuk memberikan sebagai utang, melainkan menjadi mitra atau partner. (Page 15)

Solusi dari penurunan nilai uang sebenarnya adalah bisnis dan usaha. (Page 17)

Oh ya, please mulai dari sini harus dipraktekkan jangan cuma dibaca saja. (Page 37)

Pasar saham tidak berbahaya, yang berbahaya adalah anda melakukan sesuatu tanpa anda pahami apa yang sedang anda jalani. (Page 63)

Pasar saham akan sangat berbahaya bagi yang tidak paham, oleh karena itu anda perlu mengenal lebih jauh. (Page 64)

(IHSG) Diperkenalkan pertama kali pada tanggal 1 April 1983, (Page 68)

1. Investasi 1 tahun 10x potensi rugi.
2. Investasi 5 tahun 3x potensi rugi.
3. Investasi 10 tahun 1x potensi rugi.
4. Investasi 15 tahun 0x potensi rugi.
5. Investasi 20 tahun 0x potensi rugi.
6. Investasi 25 tahun 0x potensi rugi. (Page 70)

Bursa Indonesia adalah salah satu bursa fenomenal di dunia. Jadi jelas barang siapa memulai lebih dulu dan semakin besar akan semakin diuntungkan. (Page 75)

Bahwa Indonesia bukan sebuah negara yang buruk dalam kapasitas pasar modal dan perekonomian. (Page 90)

Bukalah kembali website daei Philips Online Trading atau di www.poems.wed.id (Page 92)

Selamat datang kepada anda, pemilik perusahaan Astra International Tbk sebesar 0.0000000000311%! Tidak terlalu buruk dibandingkan anda bukan siapa-siapanya Astra bukan? (Page 97)

Membeli saham perusahaan = Menanam modal = Memiliki perusahaan (Page 100)

Proses evolusi Astra menjadi sebesar hari ini dengan nilai perusahaan Rp. 311 triliun-an berlangsung sejak 1957 hingga 2017. Jadi memiliki perusahaan menjadi besar dan membuat anda kaya raya itu perlu waktu. (Page 101)

Saham adalah sebuah investasi yang memiliki likuiditas (mudah dibeli dan dijual) tinggi. (Page 104)

"Hah? Modal 1 lot saja kita bisa hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)?"
"Hah? Dengan membeli saham Rp 50,00 per lembar atau Rp 5.000,00, kita bisa hadir juga?
Jawabannya iya.
Dengan ikut RUPS anda bisa mendapatkan banyak informasi mengenai perusahaan tersebut serta mendapatkan souvenir hingga makan siang. (Page 126)

Karena ini adalah sebuah rapat (RUPS) - dan biasanya bisa saja diadakan di kantor perusahaan tersebut maupun di hotel - maka pastikan menggunakan pakaian yang sesuai. (Page 127)

Intinya dari buku ini adalah saya ingin membuat anda memiliki kreativitas dalam melihat perusahaan manakah yang menarik untuk anda miliki. (Page 128)

Menabung perlu sebuah keteraturan, (Page 143)

Saran saya janganlah memilih hanya satu atau dua saham, setidaknya pilihlah lima saham untuk anda tabungkan dan janganlah anda memilih beberapa saham tersebut dalam 1 sektor. Pilihlah saham dalam sektor dan industri yang berbeda. (Page 144)

Bila saham terus bergerak turun drastis dan cepat hingga Rp 0, maka sudah dipastikan perusahaan pailit atau bangkrut. (Page 153)

Anda berencana setiap tanggal 1 akan dibelikan saham TLKM senilai maksimum Rp 1.000.000,00 setiap pukul 14.30. Jika bursa libur pada tanggal yang ditentukan, maka transaksi berlangsung pada hari setelahnya. (Page 156)

Tabunglah saham anda dengan tetap membeli di awal bulan. (Page 164)

Lot demi lot anda beli, maka sedikit demi sedikit perusahaan tersebut jadi milik anda! (Page 193)

Mengingat kedua orangtuanya adalah orang yang konservatif, keputusan Ryan Filbert untuk berinvestasi di pasar modal tidak direstui. Meski begitu, Ryan Filbert mencari pengetahuan tentang dunia investasi dan trading secara jalanan. (Page 221)

Seseorang belum bisa disebut sebagai investor bila belum mendalami properti. (Page 222)

Dengan berbekal kemampuan eksaknya, semenjak tahun 2008 ia memilih sebuah usaha defensive dari krisis, yaitu di sektor pendidikan, dengan membangun usaha bimbingan belajar. (Page 222)

Itulah cerita singkat mengenai si seniman investasi, Ryan Filbert Wijaya, S.Sn, ME. (Page 223)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar