Keterampilan berbahasa dalam kurikulum di sekolah biasanya mencakup 4 segi, yaitu:
a. Listening skills
b. Speaking skills
c. Reading skills
Keterampilan berbahasa dalam kurikulum di sekolah biasanya mencakup 4 segi, yaitu:
a. Listening skills
b. Speaking skills
c. Reading skills
HOS. Cokroaminoto dan KH. Mas Mansur, menunaikan ibadah haji pada tahun 1926. (Page 5)
Saya telah mendengar, di antara azan yang sayup-sayup sampai di puncak menara yang tujuh, di antara gemuruh doa manusia yang sedang berkeliling di sekitar Ka'bah, (Page 6)
Hidupnya amat sederhana, tiada lalai dari beribadat, tiada suka membuang-buang waktu kepada yang tiada berfaedah, lagi amat suka memperhatikan buku-buku agama, terutama kitab-kitab yang menerangkan kehidupan orang-orang yang suci, ahli-ahli tasawuf yang tinggi. (Page 7)
Dengan terbitnya buku ini tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Ustadz Yusuf Mansur, karena dari beliau, pertama kali saya mengetahui ilmu tentang keajaiban shalawat. (Page vi)
Shalawat termasuk bagian dari dzikir. (Page 4)
Membaca Al-Quran juga termasuk dzikrullah yang mulia. (Page 4)
Shalawat adalah satu-satunya ibadah yang pasti diterima oleh Allah. (Page 9)
Dengan membaca shalawat, seorang hamba dapat meraih keridhaan Allah, memperoleh kebahagiaan dan ridha Allah, berkah-berkah yang dapat dipetik, doa-doa yang terkabulkan, bahkan dia bisa naik ke tingkatan derajat yang lebih tinggi, serta mampu mengobati penyakit hati dan diampuni dosa-dosanya. (Page 11)
"Tidaklah seseorang yang mengucapkan salam kepadaku, kecuali Allah akan mengembalikan rohku sehingga aku bisa menjawab salam tersebut." HR. Abu Daud (Page 15)
"Sesungguhnya doa itu diam antara langit dan bumi, tidak naik ke atas hingga engkau bershalawat pada nabimu." HR. Tirmidzi (Page 15)
"Para Nabi apabila beliau berdoa, berdoa tiga kali, dan apabila meminta juga meminta tiga kali." HR. Muslim (Page 36)
Kesabaran yang dilandasi dengan keimanan yang baik, lalu ditambah dengan memperbaiki kualitas shalat fardhu dan memperbanyak shalat sunnah, Insya Allah akan mempercepat datangnya pertolongan Allah. (Page 37)
Teruslah berikhtiar dan berdoa karena Allah selalu bersama hamba-Nya yang senantiasa berusaha dan berdoa kepada-Nya. (Page 44)
Ada beberapa kiat dalam bershalawat yang bisa kita lakukan agar hajat cepat terkabul, insya Allah, di antaranya: Baca shalawat "Shallallahu 'ala Muhammad" 15.000 kali sehari. Boleh dicicil dan boleh dilakukan sambil beraktivitas. (Page 45)
BERSHALAWATLAH TERUS MESKIPUN ENGKAU MASIH BERLUMUR DOSA (Page 49)
"Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah shalat pada waktunya, berbakti kepada kedua orang tua, dan jihad di jalan Allah." HR. Bukhari dan Muslim (Page 52)
"Dan ketahuilah, bahwa kemuliaan dan kewibawaan seorang mukmin itu ada pada shalat malamnya." HR. Hakim (Page 59)
Ibadah puasa salah satu bentuk taqarub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah). Orang yang rajin berpuasa, dekat dengan Allah. Insya Allah, doa mereka makbul. (Page 65)
Tak ada jumlah batasan dalam bershalawat. Dikerjakan semakin banyak, justru semakin baik, semakin banyak keberkahan yang kita rasakan dari Allah. Alhamdulillah, segala urusan dipermudah oleh-Nya. (Page 68)
Doa yang sungguh-sungguh disertai ikhtiar yang maksimal memang akan mempermudah kita mendapatkan hajat kita. (Page 92)
Tak ada yang tidak mungkin bagi-Nya. Dia menolong dengan cara yang tak pernah terpikirkan oleh manusia. (Page 97)
Allah lebih tahu waktu yang tepat mengabulkan doa hamba-Nya, (Page 110)
Sakit yang bahkan sudah dokter vonis tidak bisa sembuh ini, justru sembuh karena rajin bershalawat dan beribadah. (Page 127)
Saat kesulitan datang pun, dia langsung bershalawat dan Allah langsung memberikan pertolongan-Nya. (Page 143)
Jadikan shalawat sebagai rutinitas kita. Insya Allah, pertolongan Allah akan dekat dengan kita. (Page 161)
Mengapa sering kali Allah belum mengabulkan doa kita. Mungkin karena kita memang belum butuh, sementara Allah akan mengabulkan jika waktunya benar-benar tepat. (Page 165)
Aku diangkat kembali menjadi menteri berkat shalawatku pada Nabi. (Page 137)
Kehidupan dunia ini adalah siklus persoalan. Selesai dari satu persoalan, kemudian bertemu dengan persoalan berikutnya. (Page 3)
Dialah yang menghendaki datangnya persoalan kepada manusia sebagai ujian. (Page 7)
Maka, tugas kita hanyalah dua, menyempurnakan niat dan menyempurnakan ikhtiar. Selebihnya, biarlah Allah Swt yang menentukan apa yang terbaik untuk kita. (Page 13)
Jika tidak terbiasa, berprasangka baik kepada Allah Swt itu akan sulit. Namun, tidak jika kita membiasakan diri dengan cara melatih diri. (Page 15)
Dan Aku (Allah Swt) akan bersamanya selama ia mengingat-Ku. (Page 16)
Karena, selalu ada makna, pelajaran atau hikmah di balik suatu kejadian. Allah Swt tidak menjadikan suatu peristiwa di dunia ini dengan sia-sia atau tanpa maksud dan tujuan. (Page 17)
Sesungguhnya seorang mukmin selalu berhusnudzan kepada Tuhannya lalu ia memperbagus amalnya. (Page 18)
Jika mau jujur, permasalahan yang terjadi di dalam hidup kita adalah hasil dari dramatisasi yang dilakukan oleh diri kita sendiri. (Page 34)
Hadapilah setiap kenyataan hidup, baik yang menyenangkan ataupun tidak, dengan sikap tenang, pikiran yang jernih, dan hati yang lapang. (Page 36)
Tidak ada yang berat dan tidak ada yang tidak bisa dihadapi. Adapun yang berat adalah karena kita kurang ilmu dan kurang iman dalam menghadapi kenyataan yang terjadi pada diri kita, sehingga kita keliru dalam menyikapi apa yang Allah Swt tetapkan. (Page 38)
Apabila mendengar pujian, Rasulullah Saw kemudian berdoa, "Ya Allah, jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka kira." (Page 44)
Kita menyadari bahwa demikianlah kehidupan, adakalanya dipuji dan adakalanya dicaci. (Page 44)
Kita justru akan bersikap tenang dan mendengarkan cacian tersebut, karena bisa jadi cacian itu adalah informasi untuk kita tentang diri kita supaya kita mau mengevaluasi dan memperbaiki diri. (Page 45)
Kita menyadari bahwa orang paling mulia saja yaitu Muhammad Saw, mendapat hinaan dan cacian, apalagi kita yang kemuliaannya sangat jauh berada di bawah beliau. (Page 46)
Hadapi saja, jalani saja hidup ini. Tidak perlu panik saat melihat kenyataan yang tidak sesuai dengan keinginan. Juga tidak perlu berbangga diri bisa melihat kenyataan yang sesuai dengan harapan. Serahkan setiap yang terjadi kepada Allah Swt. (Page 52)
Kita tidak berhak memberikan penilaian terhadap orang lain. Kita hanya berhak menilai diri sendiri. Bahkan untuk menilai diri sendiri saja kita masih kesulitan, apalagi menilai orang lain. (Page 61)
Ketika anak-anak kita nakal, evaluasilah diri kita selaku orang tua. Siapa tahu ternyata kita kurang sungguh-sungguh dalam mendidik dan mendoakan mereka disebabkan kita lebih disibukkan dengan pekerjaan keduniawian kita. (Page 61)
Evaluasilah diri kita sendiri saat kita dizhalimi oleh orang lain. Jangan-jangan kita pun banyak melakukan kezhaliman kepada orang lain, dan seterusnya dan sebagainya. (Page 62)
Evaluasi diri hendaknya kita lakukan dalam setiap hal yang kita lakukan, sekecil apapun. Sehingga apapun yang kita lakukan akan bernilai ibadah dan kita terhindar dari perbuatan yang sia-sia. Juga agar kita terhindar dari perbuatan yang malah mengakibatkan dosa. (Page 64)
Buah pisang ini adalah salah satu buah yang diistimewakan karena buah ini merupakan salah satu buah yang ada di surga. (Page 3)
Madu sebagai nutrisi seks, pengobatan Yunani dan Ayurveda telah menggunakan madu selama bertahun-tahun untuk memperkuat sperma. Dua sendok makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur mempunyai efek menyuburkan bagi pria. Sementara wanita Jepang, Cina, dan Asia Timur lainnya lazim mengonsumsi madu dan bubuk kayu manis untuk memperkuat rahim. (Page 13)
Wudhu sangat baik mengangkat ion-ion negatif. Sehingga, setelah wudhu kita akan merasa lebih tenang. Terlebih karena niat yang kita ucapkan dalam hati akan menenangkan pikiran dan jiwa kita. (Page 36)
Ayat-ayat kauniyah dalam Al-Qur'an tidak membahas secara detail mengenai teori-teori ilmiah, akan tetapi Al-Qur'an hanya memaparkan filosofi yakni adakalanya memberikan prinsip-prinsip umum dalam pengkajian ilmiah atau memberikan motivasi yang kuat bagi prngembangan sains. (Page 70)
Ulama sepakat bahwa bila seorang wanita melahirkan setelah 9 bulan mengandung, maka cukuplah ia menyusui anaknya selama 21 bulan. Bila dia melahirkan setelah 7 bulan mengandung, maka cukuplah ia menyusui anaknya selama 23 bulan. Dan bila dia melahirkan setelah masa mengandung 6 bulan maka hendaklah ia menyusui bayinya selama 24 bulan. (Page 88)
Tidak ada pertentangan antara Al-Qur'an dan sains. (Page 119)
Ayat Al-Quran tidak mungkin salah, jika ada yang bertentangan dengan sains atau logika manusia, maka sainslah dan logika manusialah yang harus disalahkan, dalam dunia ini banyak hal yang belum bisa dibuktikan manusia karena keterbatasannya. (Page 120)
Dimana bulan beredar mengelilingi bumi, bumi beredar mengelilingi matahari, dan matahari beredar mengelilingi galaksi bima sakti yakni pada sesuatu yang melingkar, (Page 128)