Mempelajari Al-Qur'an adalah kewajiban. (Page 33)
Untuk menerapkan idenya itu, seorang da'i tidak boleh bosan dan putus asa. Dan dalam merealisasikan cita-citanya, ia harus mampu menyatakan dan mengulangi usahanya walaupun dengan cara yang berbeda-beda. Demikian pula ayat-ayat Al-Qur'an yang mengulangi beberapa kali satu persoalan. (Page 39)
Bahwa segala undang-undang ilmiah pada hakikatnya relatif dan subjektif. (Page 45)
Al-Qur'an adalah untuk seluruh manusia sejak dari zaman turunnya hingga hari kiamat kelak. (Page 57)
Mereka semua diajak berdialog oleh Al-Qur'an, diperintahkan untuk memikirkan isi Al-Qur'an sesuai dengan akal pikiran mereka. Benar, akal adalah anugerah dari Allah SWT, tetapi cara penggunaannya berbeda antara seseorang dengan lainnya yang disebabkan oleh perbedaan antara mereka sendiri: latar belakang pendidikan, pelajaran, kebudayaan serta pengalaman-pengalaman yang dialami selama hidup seseorang. (Page 57)
Tiada pertentangan antara Al-Qur'an dengan ilmu pengetahuan. (Page 59)
Tafsir terdiri dari 4 bagian:
1. Yang dapat dimengerti secara umum oleh orang-orang Arab berdasarkan pengetahuan bahasa mereka,
2. Yang tidak ada alasan bagi seseorang untuk tidak mengetahuinya,
3. Yang tidak diketahui kecuali oleh ulama,
4. Yang tidak diketahui kecuali oleh Allah. (Page 77)
Karena kata qara'a digunakan dalam arti membaca, menelaah, menyampaikan dan sebagainya, dan karena objeknya tidak disebutkan sehingga bersifat umum, maka objek kata tersebut mencakup segala yang dapat terjangkau baik bacaan suci yang bersumber dari Tuhan maupun yang bukan, baik menyangkut ayat-ayat yang tertulis maupun yang tidak tertulis, sehingga mencakup telaah terhadap alam raya, masyarakat, dan diri sendiri, ayat suci Al-Quran, majalah, koran, dan sebagainya. (Page 168)
Dengan ilmu yang diajarkan oleh Allah kepada manusia (Adam), ia memiliki kelebihan dari malaikat, (Page 171)
Iqra merupakan syarat pertama dan utama bagi keberhasilan manusia. (Page 171)
Setiap penyajian materi pendidikan harus mampu menyentuh jiwa dan akal peserta didik, sehingga dapat mewujudkan nilai etis atau kesucian, (Page 178)
Dan kesehatan diperoleh dari makanan yang bergizi. (Page 290)
Kita bersyukur bahwa dalam negara Pancasila ini, kita telah menemukan satu bentuk kata sepakat, yakni bahwa semua warga negara Indonesia telah menerima Pancasila sebagai pedoman, penuntun, dan pegangan hidup bagi sikap dan tingkah laku kehidupan bermasyarakat dan bernegara. (Page 302)
Secara tegas digarisbawahi oleh Al-Qur'an bahwa segala persoalan kemasyarakatan kaum Muslim diputuskan dengan musyawarah di antara mereka untuk mencapai mufakat (QS 42:38). (Page 305)
Ia (Adam) melewati (transit di) surga, agar pengalaman yang diperolehnya di sana dapat dijadikan bekal dalam menyukseskan tugas pokoknya di bumi ini. (Page 307)
Dengan mencontoh sifat-sifat Tuhan berarti membangun dan memakmurkan bumi ini, sehingga pada akhirnya bumi ini menjadi "bayang-bayang" surga yang penuh dengan keamanan dan kedamaian, serta pemenuhan segala kebutuhan hidup manusia, seperti sandang, pangan, dan papan. (Page 309)
Semakin berilmu semakin merendah, semakin berkuasa semakin bijaksana, (Page 309)
Asas filosofis dari ilmu pengetahuan adalah trial and error, (Page 342)
"Saya terpaksa menghentikan penyelidikan ilmiah demi menyediakan waktu bagi hatiku untuk percaya." Immanuel Kant (Page 342)
Perjalanan mubah (yang tidak mengakibatkan dosa) dibenarkan oleh agama. Bahkan mereka yang melakukannya mendapatkan keringanan-keringanan dalam bidang kewajiban agama, seperti kebolehan menunda puasanya, atau menggabung dan mempersingkat rakaat shalatnya. (Page 352)
Pemerintah, yang sadar akan fungsi agama dan pengaruhnya yang besar dalam menggalakkan pembangunan, mengharapkan ulama menjadi rekan utama pemerintah dalam segala waktu dan persoalan, (Page 380)
Kesediaan bekerja dan menambah pengetahuan akan menutupi kekurangan-kekurangannya, (Page 381)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar