Minggu, 13 Juni 2021

Sisi Lain Ciputra


Tidak semua yang di Amerika (American dream) bisa diterapkan di Indonesia, (Page 5)

Di sekolah milik Grup Ciputra lebih ditekankan program entrepreneur. (Page 14)

"Apa yang saya lakukan saat masih muda belum tentu cocok dengan anak masa kini. Kalian temukan sendiri," beber Ciputra. (Page 15)

Bagi Ciputra, meja makan sekaligus menjadi tempat mencicipi menu bernama "gagasan". (Page 17)

Dalam diskusi atau dialog adu argumentasi itu biasa. Yang dibutuhkan adalah keyakinan dan kebenaran apa yang diucapkan serta layak uji dengan bukti, (Page 20)

Entrepreneur harus bermental berani, kreatif, dan percaya diri. Itu sudah jadi modal. (Page 22)

Jika keluarga trans sudah sejahtera di desanya, tidak mungkin mereka hijrah ke kota lagi, (Page 28)

Pelatihan entrepreneurship menjadi investasi jangka panjang. (Page 49)

Tidak ada batasan jumlah bagi orang yang ingin jadi entrepreneur siap pun bisa melakukannya. (Page 49)

Menurut Ciputra sosok Dahlan Iskan tidak mau menyalahkan orang lain. Ia tidak mau berdebat hanya karena satu kesalahan itu. (Page 81)

Dahlan tidak banyak janji ia buktikan semua itu dengan hasil kerja yang bisa menyenangkan banyak hati. (Page 85)

Hingga usia 80 tahun, Ciputra telah membuktikan pentingnya seseorang memiliki semangat entrepreneur yang mampu mengubah rongsokan jadi emas. (Page 107)

Semangat itu bagi saya unlimited. Saya akan terus mendorong kemajuan entrepreneurship bagi bangsa," Ciputra (Page 110)

"Saya tidak akan pernah putus berdoa sepanjang usia saya. Dalam doa tak putus-putus memohon kepada Tuhan," ujar Pak Ci. (Page 120)

Di ruang tengah ada tempat Pak Ci menonton televisi. Ada 3 layar lebar televisi LCD terpasang. LG 63 inchi, Samsung 47 inchi, dan LG 55 inchi. Ketiga televisi inilah yang setiap hari menemani Ciputra memantau dunia luar melalui sajian informasi berita. (Page 132)

Sembari makan, menyaksikan televisi, dan membaca sambil tangannya sibuk membolak-balikkan buku. (Page 134)

Nonton televisi, baca koran terbitan pagi dan sore hari memberikan banyak inspirasi bagi Ciputra. (Page 139)

Menciptakan mental para pemimpin dan pemerintah yang entrepreneur. (Page 141)

Sebab, justru dari hal-hal kecil lah lahir keharmonisan yang nyata. Tanpa perlu berakting dengan pasangan kita. (Page 148)

Baginya, jaringan sel-sel yang ada di otaknya juga harus diberi konsumsi layak. Membaca. Ya, baginya dengan membaca akan memberi banyak manfaat. (Page 160)

Doa selalu menjadi pembuka dan penutup aktivitas rutinnya setiap hari. (Page 163)

Bisnis berkembang melalui learning by doing. Kebanyakan berpikir tanpa beraksi justru dapat menghambat kreativitas dan usaha. (Page 189)

Lakukan saja sesuatu dari yang terdekat, terkecil, hingga membukit, (Page 190)

Bukan hanya dengan mengubah fasilitas namun tidak melakukan perubahan SDM. (Page 195)

Entrepreneur adalah semangat untuk survival, berkembang, dan maju. (Page 195)

Seorang kepala pemerintah juga harus memiliki wawasan dan bermental entrepreneurs untuk memajukan pembangunan bangsa, (Page 196)

Usia senja tidak mengurangi minat Ciputra melek teknologi kekinian. (Page 207)

Spontanitas bisa saja alat komunikasi itu (HP) digunakannya untuk menelepon staf, relasi hingga wartawan. (Page 208)

Ia menggunakannya (HP) untuk memotret benda atau sesuatu yang dilihatnya menarik. (Page 208)

Intensitas membuka facebook dilakukan Ciputra lantaran banyak tanya jawab yang disampaikan facebooker. (Page 209)

"Berbuat sesuatu untuk diri sendiri akan habis punah dimakan usia. Namun bila kita berbuat sesuatu untuk orang banyak, maka sepanjang masa tidak akan punah terhapus zaman," pesan Ciputra. (Page 210)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar