Selasa, 26 September 2023

Amalannya Beda


Siapa sih saya? Kalo gak didoain kalo enggak dibantuin. (Page 10)

Saya sangat menyarankan semua pembaca untuk belajar dan mencari lagi ilmu yang lain. Berburu lagi dan berburu terus pengetahuan baru. (Page 12)

Cari buku-buku saya yang lain semuanya, baca juga jangan dicari doangan. Abis baca juga amalin, jangan dibaca doangan. (Page 12)

Semua biaya (beli buku) adalah sedekah.

Maka Insyaa Allah berapa pun harganya buku itu, akan diganti oleh Allah, berikut ongkos kirimnya atau kalau dulu harus jalan ke toko buku, ke mana gitu, ke pasar, Insyaa Allah akan diganti oleh Allah sesuai sifat sedekah. Digantinya minimal sepuluh kali, bisa juga dua puluh kali, atau bahkan tujuh puluh kali, malah mungkin juga bisa tujuh ratus kali, hingga tidak terhingga. (Page 18)

Maka, tidak aneh, jika kemudian orang-orang yang rajin menuntut ilmu, hidupnya akan berubah. (Page 20)

Karena Allah menyukai ilmu. Maka Allah bakal banyak memberikan dan membukakan jalan-jalan ilmu. (Page 26)

Berdoa aja juga terus kepada Allah. Agar Allah kemudian menumbuhkan kemauan dan memberikan kemampuan baik tekad, semangat, materi, uang buat kita untuk terus menuntut ilmu. (Page 36)

Serakah sama ilmu, rakus sama ilmu, gak merasa cukup akan ilmu, ini boleh loh. Karena pada hakikatnya kalau begitu kita suka banget sama Allah. (Page 38)

Ilmu ini yang membuat kita berbeda. (Page 46)

Allah ngasih kita ilmu itu juga ada tanggung jawabnya biar kita bisa mimpin bumi, mimpin dunia, (Page 50)

Karena memang sesuatu jawaban harus diulang sampai kemudian seseorang atau beberapa orang itu paham. (Page 62)

Lah yang bisa menolong kita siapa coba? Ya cuma Allah! (Page 86)

Akhlakul karimah di antaranya apa? Banyak banget tapi yang paling penting adalah kejujuran dan keterbukaan. (Page 90)

Impian, keyakinan, keteguhan, doa dan aksi ini adalah bahan. (Page 94)

"Pedagang atau saudagar yang jujur serta dapat dipercaya akan dimasukkan dalam golongan para nabi juga para syuhada." HR. Tirmidzi (Page 102)

Kalau gagal jadi yang pertama maka, jadilah yang berbeda, (Page 130)

Kita harus senantiasa ikhtiar, istiqomah, konsisten, gigih dan ulet, tawakal, juga sabar dan terus berdoa kepada Allah SWT. (Page 132)

"Jangan tinggalkan shalat hajat sebelum tidur." Syekh Ali Jaber (Page 140)

Silahkan, kita bertemu di puncak kesuksesan pada saat di dunia dan di puncak surga di akhirat kelak. Aamiin. (Page 141)

Sabtu, 23 September 2023

Blogging: Have fun and get the money


Kreatif adalah saat anda melakukan banyak brain storming untuk mengeksplorasi ide secara mendalam. (Page 27)

Seorang book blogger sudah pasti merupakan book worm atau seorang kutu buku. Para book blogger atau blogger buku akan menuliskan review buku di blog masing-masing, (Page 45)

Alvina Ayuningtyas (orybooks.com) sudah mulai konsisten menulis mengenai buku sejak tahun 2011. Ada ratusan review buku di blognya, membuktikan betapa dia sangat mencintai buku. (Page 46)

Saya konsisten menulis review buku setidaknya satu minggu sekali. Ada kebahagiaan tersendiri saat saya mulai menulis sesuatu yang sangat saya cintai di blog, membagikannya pada orang lain, dan kemudian ternyata ada yang menganggapnya sangat bermanfaat. 🙂 It's a bless for a blogger, really! (Page 47)

Sebagian besar pembaca blog lebih menyukai mengunjungi blog yang mempunyai latar putih. (Page 59)

Tak ada yang lebih menyenangkan Google selain menyuguhkan artikel-artikel yang fresh setiap saat. (Page 75)

Semakin banyak artikel blog yang di-publish per bulan, maka akan semakin banyak traffic masuk ke blog tersebut. (Page 75)

Social share merupakan faktor pembangun SEO terbesar di tahun 2015. Jadi usahakanlah untuk mendapatkan lebih banyak share dan retweet di media sosial ya. Ada 3 media sosial terbesar saat ini yang bisa dimanfaatkan untuk SEO, yaitu Facebook, Twitter (jaringan terbaik untuk berbagi konten) dan LinkedIn. (Page 76)

BLOGGING IS WRITING (Page 79)

Dengan tulisan yang menarik dan informatif, pembaca blog pasti akan datang kembali ke blog anda tanpa harus anda bersusah payah mempromosikannya. (Page 81)

Untuk menjadi seorang blogger profesional, tentu saja dibutuhkan passion menulis yang besar. (Page 84)

Artikel di blog lebih cenderung merupakan sebuah opini atau hasil dari pengalaman pribadi. (Page 89)

Satu hal yang pasti, penulis tidak akan mampu menulis dengan baik, jika dia tidak banyak membaca buku-buku yang bagus. (Page 89)

Perbanyaklah membaca, baik buku, koran, majalah atau sekadar jalan-jalan membaca artikel blog lain yang sudah ada. (Page 89)

Setelah anda selesai menulis, ada baiknya anda endapkan dulu setidaknya satu hari. Kemudian anda baca lagi sebelum anda menekan tombol publish. (Page 90)

Selain berbagi informasi dengan pembaca blog, kita pun jadi punya catatan online yang bisa kita tengok sewaktu-waktu saat dibutuhkan. (Page 94)

Blogger memang sudah sepatutnya suka bergaul, bukan malah jadi apatis karena terlalu sering berada di depan laptop. (Page 96)

Jangan lupa untuk selalu membawa buku catatan ya. Jadi anda bisa langsung mencatat apa pun ide yang melintas di depan anda. (Page 97)

Pilihlah dan bacalah buku yang sesuai dengan topik blog anda. Jika ada catatan, tulislah dalam buku catatan. Jika ada yang perlu untuk anda gali lebih lanjut, lakukan googling. Apa pun yang anda dapat, catatlah. Catatan ini kemudian bisa anda olah untuk menjadi artikel blog. (Page 97)

Tulisan anda akan benar-benar bebas plagiarisme ketika tidak ada 3 kata yang sama berurutan dan berada pada topik atau kategori artikel yang sama. (Page 99)

Ada kalanya kita harus menulis mengenai hal yang tidak kita kuasai. Untuk bisa menuliskannya, kita memerlukan referensi tulisan lain yang topiknya serupa dengan topik yang akan kita tulis. (Page 106)

Agar kita terhindar dari plagiat yang tak kita sadari, anda harus membuka minimal 3 referensi dari web yang berbeda. (Page 106)

Setidaknya anda harus mempunyai komitmen untuk posting di blog dan berbagi tentang apa saja minimal satu kali seminggu. (Page 109)

Jika anda punya beberapa blog ber-niche, anda bisa menerapkan sistem jadwal juga. Misalnya, senin waktunya anda meng-update blog buku anda. Rabu waktunya anda menulis di blog khusus resep masakan. Jumat, adalah jatah curhat di blog pribadi, dan seterusnya. (Page 109)

Kadang di sinilah enaknya kita punya beberapa blog ber-niche. Saat mood kita sedang turun di blog yang satu, kita bisa meng-update blog yang lain. Saya juga begitu. Bahkan karena punya beberapa blog ber-niche, saya tak pernah jenuh ngeblog berlama-lama. Karena rasanya tiap hari selalu ada hal baru yang bisa saya lakukan bersama blog-blog saya tersebut. (Page 111)

Sekali waktu, ada bagusnya juga anda menulis blog di kafe. (Page 111)

Jadwalkan untuk menulis di luar rumah, sebulan sekali atau dua bulan sekali mungkin? Terserah anda, sesuaikan saja dengan situasi dan kondisi anda sendiri. (Page 112)

Biasanya kebosanan juga disebabkan oleh suasana rutin dan monoton. Jadi, coba ubah dan tata kembali ruang kerja (menulis) anda. (Page 112)

Semakin banyak link atau tautan hidup yang merujuk ke website tertentu, makin besar pulalah kesempatan website tersebut nongol pada halaman pertama Google. (Page 118)

We all once were beginner. There's always first time. Then, let's start from small things. (Page 143)

Mencari dan promosi melalui akun media sosial personal. (Page 178)

Sering-sering sharing artikel agar pengunjung banyak membaca tulisannya. (Page 181)

Brand atau agency senang jika blogger yang akan diajak kerja sama responsnya cepat. (Page 182)

Saya yakin, segala sesuatu itu datang bukan karena keajaiban tapi kerja keras. (Page 188)

Blogging with heart, money will follow. (Page 191)

Content is the king. (Page 201)

Tingkatkan kualitas foto dan juga gaya bahasa. (Page 213)

Merawat blog selayaknya rumah (Page 234)

Semakin banyak kita menulis, semakin banyak pula kita mempelajari sesuatu. (Page 238)

Saya memang menerapkan "one day one post" meski random. (Page 238)

Senin, 18 September 2023

27 Keutamaan Shalat Berjamaah di Masjid


Syariat memberikan kelonggaran bagi pribadi tertentu untuk tidak mengikuti shalat berjamaah di masjid. Mereka itu ialah:
1. Orang yang sedang sakit berat,
2. Orang yang diri, keluarga, ataupun rumah tangganya sedang dicekam rasa takut dan bahaya,
3. Orang yang mengalami hujan deras ataupun bencana alam,
4. Orang yang sering buang air kecil, buang air besar, ataupun buang angin,
5. Orang yang badan atau mulutnya memgeluarkan aroma tidak sedap akibat makanan atau hal lain, sehingga mengganggu jamaah lain,
6. Orang yang berada di tengah suasana yang tidak aman,
7. Orang yang bertugas menjaga keamanan. (Page 18)

Shalat berjamaah dapat terselenggara apabila ada imam dam makmum walaupun hanya seorang. (Page 18)

"Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka" QS. At-Taubah: 103 (Page 23)

"Ajarilah anak kalian shalat pada umur 7 tahun dan pukullah jika tidak mau shalat pada umur 10 tahun." Rasulullah (Page 31)

Setiap pelaku shalat seyogyanya senantiasa merasakan nikmatnya berdekatan dan bersama dengan Allah. (Page 42)

"Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah)." QS. Al-Ma'idah: 55 (Page 47)

Ada kalanya jiwa manusia dalam gunda gulana, oleng, bimbang stress, kecewa ataupun putus asa, kecuali mereka yang shalat. (Page 54)

Dan dengan dzikir pula diharapkan jiwa menjadi tenang, tentram, dan damai. (Page 55)

Melalui shalat diharapkan jiwa menjadi teguh, kokoh, konsisten, tidak labil, tidak panik, tidak pula melakukan hal-hal yang merusak, (Page 55)

Membaca Al-Quran dalam shalat setelah membaca Al-Fatihah adalah kelengkapan yang tidak boleh diabaikan. (Page 100)

"Maka bersabarlah kamu karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu, dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi." QS. Al-Mumin: 55 (Page 107)

"Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan" QS. Qaf: 39 (Page 108)

Hal ini (membuat kesalahan dan dosa) akan mengakibatkan 2 hal utama; secara pribadi dapat memgakibatkan frustasi, (Page 126)

Istighfar harus dipahami sebagai pengungkapan keinsyafan akan kekeliruan yang disusul tekad untuk berhenti melakukannya, (Page 126)

Maka sudah pada tempatnya jika setiap pribadi umatnya merespons kecintaan Rasulullah dengan cinta pula. Dan shalawat kepada beliau adalah salah satu bukti kecintaan dan penghargaan itu. (Page 133)

Melalui dzikir yang dilaksanakan berulang-ulang secara teratur, diharapkan iman menjadi hidup, (Page 133)

Dengan dzikir pula, diharapkan akan semakin kokoh pemahaman terhadap makna konsep kalimat thayyibah. Kokohnya pemahaman itu setidaknya tecermin pada 2 hal utama yang mendasar, yakni iman yang kokoh dan tutur kata yang baik (ucapan yang patut, ucapan yang benar, ucapan yang efektif, ucapan yang santun, ucapan yang pantas & ucapan yang lemah lembut). (Page 134)

Tunduk dan taat patuh pada perintah Allah mesti dilakukan, baik secara suka rela maupun terpaksa. (Page 141)

Ketaatan pada Allah dan Rasulnya merupakan jalan setiap mukmin menuju kesuksesan. (Page 142)

Sujud mengisyaratkan ketidakberdayaan dan ketergantungan makhluk di bawah kuasa Allah. (Page 144)

Duduk bersimpuh mengisyaratkan kepapaan dan kerendahan diri hamba di hadapan Sang Khalik. Duduk bersimpuh berarti pula memohon uluran tangan Sang Pemberi yang Maha Penyantun dalam mengarungi hidup dan kehidupan. (Page 145)

Yang dimaksud dengan tuma'ninah adalah diam sejenak dalam setiap gerakan shalat, tidak langsung berganti gerakan dari yang satu ke yang lain; sedangkan sakinah adalah ketenangan. Kedua sikap ini mengisyaratkan kehidupan yang tenang, tentram, dan damai; terhindar dari kerusakan, perpecahan, dan permusuhan. (Page 146)

Salam berfungsi sebagai tali penghubung silaturahim yang mudah, sederhana, dan efektif. Sebab, melalui salam, masing-masing pribadi saling doa-mendoakan agar satu sama lain mendapat keselamatan, kasih sayang, dan keberkahan hidup. (Page 147)

Dengan iman, orang akan bekerja secara profesional karena ia yakin akan balasan dari Allah. Dengan shalat, orang akan merasa dekat dengan Allah. Dengan zakat, orang akan peduli dengan sesama dan menyantuni. Dengan takut hanya kepada Allah, hilanglah sikap pengecut, oportunis, mencari keuntungan pribadi, dan minder; juga dengannya, amanah dapat dipegang teguh. (Page 175)

Kerja utama dari memakmurkan masjid adalah pengelolaan; yakni imarah dan ri'ayah. Imarah adalah penataan masjid dan lingkungannya agar amanat tetap terjaga dan masjid memiliki daya tarik dan daya pikat. Dengan begitu, orang merasa cenderung, nyaman, dan betah di masjid. Ri'ayah adalah pembinaan jamaah agar dapat melaksanakan ibadah, terutama shalat, dengan baik dan benar. Pembinaan daya nalar ini penting demi membangun pengetahuan keislaman yang diperlukan dalam keseharian; juga membangun hubungan sosial antar jamaah. (Page 175)

Melangkahkan kaki dengan tenang ke masjid, (Page 177)

Orang yang paling besar pahalanya adalah yang paling jauh jarak jalannya menuju masjid. (Page 190)

Dengan doa, seorang mukmin akan mendapatkan energi baru untuk melangkah ke depan. (Page 191)

Dalam Fath Al-Bari terdapat komentar tentang setan yang dimaksud, yakni setiap jin yang durhaka. (Page 207)

Dengan rutin shalat berjamaah, diharapkan hati sesama jamaah bersatu-padu, tak ubahnya batu bata penyusun bangunan, yang satu dengan yang lain saling memperkokoh. (Page 249)

Prolog dalam shalat adalah adzan, shalat sunnah rawatib, dan iqamah. Dialognya adalah prosesi shalat seutuhnya. Adapun epilognya ialah dzikir, wirid, dan doa sesudah shalat. (Page 257)

Rabu, 06 September 2023

Yuk Joging


Riset membuktikan aerobik teratur berkhasiat membuat otak lebih encer. (Page 15)
Ia (Robert Horman) mencatat waktu 10 km dalam waktu 28 menit 28,5 detik. (Page 24)

Genaplah saya berolahraga lari selama 46 tahun, (Page 25)

Berlatih tanpa beban yang berat tak akan memberi manfaat. (Page 25)

Lari itu mempertahankan anda awet muda. Lari juga memberi semangat bersaing dan menyalurkan dorongan ego kita. (Page 26)

Hobi berlari ini tercatat dengan teratur dan terperinci dalam buku hariannya. (Page 26)

Di samping lari ia gemar berenang dan dansa. (Page 26)

Air kelapa mengandung banyak mineral, terutama kalium dan natrium yang sangat dibutuhkan otak dan otot. Ia juga mengurangi rasa haus kita. (Page 27)

Horman cukup tidur 5 jam sehari. (Page 28)

Joging membutuhkan kesabaran. Harus dimulai perlahan. Tapi hasilnya cukup efektif untuk menurunkan berat badan atau menjaga kondisi tubuh. (Page 35)

Lakukan pemanasan. Berjalan cepat sampai mengayun lengan ke kiri dan kanan. Perlahan, jalan cepat berubah menjadi joging. (Page 35)

Lari diselingi jalan kaki. Lari dengan kecepatan yang masih memungkinkan untuk berbicara. Jika napas berkejaran dan sulit berbicara, berjalan kaki kembali sampai napas teratur dan tidak terlalu sulit berbicara. (Page 35)

Lakukan joging 2 atau 3 hari sekali. (Page 35)

Idealnya, joging dilakukan seminggu 3 kali. Lebih bagus lagi dilakukan pagi hari, sebelum pukul 10 pagi, di bawah matahari. (Page 40)

"Setidaknya 45 menit," kata James menunjuk waktu minimal untuk joging jika berniat mengurangi berat badan, bukan sekadar menjaga fisik. (Page 40)

Apabila napas mulai terasa berat, kurangi kecepatan lari. (Page 49)

Ingin tidur nyanyak? Berolahragalah! (Page 51)

Olahraga sangat bagus untuk kualitas tidur. Jutaan orang yang ingin kualitas tidurnya lebih baik, olahraga dapat membantu mewujudkan keinginan itu," (Page 52)

Kualitas tidur yang baik dinilai penting karena hal itu merupakan dasar yang bagus untuk kesehatan, produktivitas, dan kebahagiaan. (Page 55)

Agar joging aman, sebelumnya kita harus melakukan peregangan selama 3-5 menit. (Page 60)

Latihan yang tepat dilakukan 150 menit per minggu. Kita bisa joging 5 kali seminggu, masing-masing 30 menit, atau tiga kali seminggu dengan masing-masing 50 menit. (Page 61)

6 Alasan untuk Joging
1. Tanpa biaya
2. Lebih sosial
Di sepanjang trek berlari, anda bisa berkenalan dengan orang-orang baru yang sama-sama memiliki kepedulian pada kesehatan.
3. Membakar lemak
4. Meningkatkan kemampuan tubuh
5. Penghargaan untuk diri sendiri
Jika anda berhasil melakukan olahraga yang ringan ini, maka akan muncul kepuasan tersendiri setelahnya. Selain itu, anda juga mungkin mendapat pengalaman baru saat berlari di luar ruangan.
6. Mengurangi stres
Saat berlari, anda akan merasa telah meninggalkan stres di belakang. Para peneliti menemukan berlari juga meningkatkan serotonin di otak yang dipercaya dapat membuat otak lebih tenang. (Page 67)

Kamis, 24 Agustus 2023

Dunia Film Animasi


Dalam dunia animasi, apa pun menjadi sangat mungkin. (Page 12)

Film Disney memang selalu terkesan manis. Bukan saja gambarnya tapi juga jalan ceritanya, (Page 16)

Animasi memungkinkan eksplorasi tak terbatas; pencapaian fantasi yang lebih dibandingkan dengan film biasa. (Page 43)

Lebih dari 3.000 film animasi diproduksi setiap tahunnya di Jepang. Seperti komik, animasi menjadi kultur sehari-hari. (Page 43)

Film animasi pornografi Jepang (hentai) atau underground anime, yang banyak mengeksplorasi erotisme dan sisi-sisi suram realitas sosial, juga populer. (Page 43)

Di Jepang, komik yang disebut manga telah mulai ada sejak abad ke-12. (Page 46)

Televisi adalah pasar yang menyokong industri film animasi. (Page 80)

Les' Copaque memiliki target agar animasi ini (Upin & Ipin) bisa bertahan puluhan tahun. (Page 99)

Rabu, 23 Agustus 2023

Rahasia Sukses Orang-orang Besar


Karena cobaan dapat menempa kedewasaan, menggugah akal dan membakar semangat. (Page 3)

Berbuat dan bersungguh-sungguh adalah jalan terbaik menuju kemuliaan. (Page 3)

Nilai setiap manusia adalah sebesar amal baiknya. (Page 3)

Pusatkan perhatianmu pada satu pekerjaan, tekuni dan cintailah, agar engkau menjadi orang yang terus maju! (Page 3)

Keteraturan adalah jalan kesuksesan. (Page 4)

Begitu pula kesulitan, ia adalah kebaikan dan nikmat bagimu. (Page 4)

Seorang yang sukses, akalnya tidak akan kalah di hadapan nafsunya, kesabarannya tidak akan kalah di hadapan nafsunya, (Page 4)

Hati-hati dengan rasa bosan! Karena rasa bosan tidak menghargai hak dan kehormatan! Hendaknya engkau bersabar dan teguh hati! (Page 4)

Barangsiapa tegar akan tumbuh. Barangsiapa bersungguh-sungguh akan dapat. Barangsiapa menanam akan menuai. Barangsiapa sabar akan beruntung. Dan barangsiapa kuat akan menang. (Page 5)

Ingatlah! Di dalam al-Quran ada perintah: "Bersegeralah!", "Berlombalah!", "Berusaha keraslah!", "Bersabarlah!" dan "Bersiap siagalah!" (Page 5)

Dan di dalam hadis ada anjuran: "Berusahalah mencapai apa yang bermanfaat bagimu!", "Bersegeralah pada pekerjaan!", (Page 5)

Abu Bakar ash-Shiddiq menginfakkan seluruh hartanya. Maka dijanjikan padanya untuk dipanggil dari 8 pintu surga. (Page 6)

Abu Hurairah menghafal hampir seluruh hadis, dan membagi malamnya menjadi 3: untuk shalat, untuk menghafal dan untuk tidur. (Page 7)

Atha' bin Abi Rabah tidur di masjid selama 30 tahun untuk menuntut ilmu. (Page 8)

Imam Ahmad, shalat sebanyak 300 rakaat dalam 1 hari. (Page 9)

Tidur yang paling nyenyak adalah yang dilakukan saat lelah mendera. Kesuksesan yang paling indah adalah yang dicapai melalui pengorbanan. (Page 11)

Barangsiapa memiliki tekad baja, jiwa yang teguh, semangat membara, dan kesabaran yang kuat, maka dialah sang pemenang. (Page 12)

Einstein menghabiskan seluruh hidupnya untuk mendalami teori relativitas. (Page 13)

Orang yang beradab adalah orang yang bisa menundukkan nafsunya dan berbuat demi hari-hari setelah kematiannya. Sedang orang yang lemah adalah orang yang selalu mengikuti hawa nafsunya dan banyak berangan-angan. (Page 14)

Kantuk yang paling nikmat adalah kantuk orang-orang yang bertahajud. Darah yang paling suci adalah darah orang-orang yang mati syahid. (Page 14)

Orang yang bisa menaklukkan nafsunya lebih mulia dari orang yang berhasil menaklukkan sebuah negeri. Orang yang berperang melawan hawa nafsu lebih terhormat daripada orang yang bertempur melawan sepasukan tentara. (Page 14)

Jadilah lelaki yang kakinya di bumi. Pemimpin yang semangatnya di langit. (Page 15)

Tuntutlah terus dan jangan bosan! Petaka seorang penuntut adalah kebosanan. (Page 15)

Jika mendapat kesulitan dalam memecahkan 1 masalah, Ibnu Taimiyyah beristigfar sebanyak 1000. (Page 16)

Hendaknya engkau berjalan kaki, berolahraga dan memperhatikan kebersihan. Orang-orang sukses adalah orang-orang yang kuat dan sehat. (Page 16)

Kreativitas adalah jika engkau ahli di bidangmu dan sesuai dengan bakatmu. Setiap orang sudah mengetahui tempat minumnya masing-masing. Setiap arah ada orang yang menujunya. (Page 17)

Barangsiapa bergelut dengan pena, hidupnya akan berada di atas mimbar. Barangsiapa sibuk membaca buku-buku, orang-orang besar akan menghormatinya. (Page 18)

Selembar tulisan, bila digabung dengan lembar-lembar tulisan lainnya, maka akan menjadi buku. (Page 19)

Akal seorang mukmin tidak akan berhenti berfikir, penglihatannya tak akan berhenti mencari hikmah, lidahnya tak akan berhenti berzikir, hatinya tak akan berhenti bersyukur, dan tekadnya akan selalu membaja. (Page 19)

Hendaklah setiap hari engkau tak lupa bertasbih, membaca selembar al-Quran, membaca 3 lembar buku, menulis artikel, dan melafalkan surah Al-Ikhlas sebanyak 3 kali. (Page 19)

Orang sukses akan dihormati oleh semua orang, bahkan oleh anak kecil sekalipun. (Page 20)

Barangsiapa bersegera dalam menuntut ilmu sepagi burung gagak pergi, bersabar sesabar keledai, bertekad sekuat harimau, mencuri kesempatan sehebat serigala, maka ia akan mendapatkan ilmu yang banyak. (Page 21)

Orang malas akan sengsara. Orang yang diam akan menyesal. Dalam gerak ada berkah. Dan barangsiapa banyak berkeliling akan bisa mengalahkan banyak orang. (Page 21)

Ahmad bin Hanbal harus menjadi buruh untuk mencari ilmu. Abu Hanifah harus menjual atap rumahnya yang terbuat dari pelepah demi ilmu. Sufyan menahan laparnya selama 3 hari untuk mendapatkan sebuah hadis. (Page 21)

Ibnu Sina menulis 25 lembar tulisan setiap hari. (Page 22)

Ilmu dihafal dengan mengamalkannya, mengajarkannya dan menuliskannya. (Page 23)

Hal-hal yang menghambat kesuksesan: cengkerama hawa nafsu, godaan duniawi, semangat yang beku, dan harapan yang ditunda. (Page 23)

Orang sukses tidak mudah dipusingkan oleh sebuah musibah, tidak rela berada dalam kelemahan, masa istirahatnya terisi dengan kesibukan, dan waktu kerjanya terasa seperti istirahat. (Page 23)

Waktu kosong berpotensi merusak jiwa. (Page 24)

Imam Ahmad pernah menjaga toko selama 70 tahun sebelum menjadi orang besar. (Page 24)

Orang sukses diridhai Allah karena keimanannya, diridhai keluarga karena kasih sayangnya, diridhai manusia lain karena budi pekertinya, diridhai masyarakat karena jasa-jasanya. (Page 24)

Khatib al-Baghdadi selalu membaca dalam perjalanannya. (Page 25)

"Jiwaku sempat merindukan jabatan gubernur sebelum akhirnya benar-benar mendudukinya. Jiwaku juga sempat merindukan kekhalifahan sebelum aku mengembannya. Maka, sekarang ini jiwaku hanya merindukan surga." Umar bin Abdul Aziz (Page 25)

Pasti aku pecahkan kesulitan atau aku mati. Tidaklah tunduk cita-cita kecuali pada orang yang sabar. (Page 26)

Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. (Page 27)

Berjuanglah demi meraih apa yang berguna untukmu dan mintalah pertolongan kepada Allah. (Page 27)

Ia (Abu Hurairah) membagi malamnya untuk ibadah, menghafal hadis dan tidur. (Page 33)

Ia (Abu Hanifah) merasa puas dengan cukup berjualan burung, dan lebih memilih memanfaatkan waktunya untuk ibadah, kezuhudan, dan kekhusyukan dalam mendekatkan diri kepada-Nya. (Page 37)

Ia (al-Bukhari) berjuang mencari dan mengumpulkan hadis siang dan malam hingga menjadi seorang imam ahli hadis. (Page 39)

Ia (al-Bukhari) mewariskan ilmu yang berkah dalam buku hadisnya yang berjudul 'Shahih': buku terjelas setelah al-Qur'an. (Page 39)

Setiap harinya, ia (Ibnu Sina) menulis 1 buku kecil. (Page 42)

Adalah al-Farabi, filosof yang tekun membaca dan mempelajari buku-buku Yunani sampai benar-benar menguasai teori-teorinya dengan baik. (Page 42)

Ia (Fakhru ar-Razi) menulis dan membuat buku, bertadarus dan memberi peringatan, berkhutbah dan menulis. Ia menjadi tokoh terkemuka pada zamannya bukan karena ilmunya saja, melainkan juga karena kemegahan dan kekayaan duniawinya. (Page 42)

Ia (Ibnu Qayyim al-Jauziyah) adalah seorang yang selalu ingat kepada Allah, bersyukur, bersabar, berpuasa, bertahajud, tunduk, dan zuhud. (Page 43)

Ia (Ibnu al-Jauzi) menghabiskan waktunya untuk menuntut ilmu, menghafal, memperdalam agama, mengarang, mengajar dan berdakwah. (Page 45)

Ia (Syaikh Abdul Aziz bin Baz) mengajar, memberikan fatwa, membaca buku-buku dan menyampaikan berbagai risalah kepada masyarakat. (Page 47)

Orang yang berakal dan berpikir akan berhasil menguasai bidang yang digelutinya dengan tekun dan istiqomah. Setiap orang bisa karena biasa. (Page 49)

Sesungguhnya Allah mencintai para pekerja keras dan membenci para pecundang. (Page 53)

Tidur yang paling pulas adalah tidur karena kelelahan. Kenyang yang paling baik adalah kenyang yang didahului oleh rasa lapar. (Page 53)

Berusaha menuliskan, mengajarkan, dan mengevaluasi ilmu dan pengetahuan yang diperolehnya. (Page 56)

Memiliki semangat yang tinggi dalam menulis, mendidik generasi, dan melakukan perbaikan. (Page 58)

Mencari terus apa yang lebih benar dan mengerjakan apa yang lebih baik. (Page 60)

Ciri guru yang sukses: bersemangat dalam menyampaikan ilmu, memberi motivasi kepada murid-muridnya, dan selalu ramah dan ceria di hadapan mereka. (Page 63)

Tanda-tanda pegawai yang sukses & krearif:
1. Selalu bermusyawarah.
2. Selalu berkaca dari sejarah dan pengalaman orang lain; dengan membaca dan berdiskusi. (Page 65)

Karakter seorang penulis sukses:
1. Mengumpulkan ide-ide yang berserakan, meringkas ungkapan-ungkapan yang panjang, menyusun poin-poin penting dengan rapi dan cermat, dan kemudian menjelaskannya dengan terang. Inilah tujuan menulis sebenarnya.
2. Menghayati apa yang ditulis, tidak terlalu singkat hingga membingungkan dan tidak terlalu bertele-tele hingga membosankan. (Page 69)

Sifat dan perilaku seorang bapak teladan:
1. Menghadap dan berdoa kepada Allah setiap waktu, untuk meminta kebaikan anak keturunannya dan dirinya sendiri.
2. Sesekali bercanda, bercengkerama dan bersikap lemah lembut kepada si kecil. Sedang kepada anak-anaknya yang besar, sebaiknya ia memperlakukan mereka sebagai teman. 
3. Menuntun anak-anaknya di waktu kecil agar menghafal ayat-ayat Qur'an. (Page 71-72)

Jagalah semua itu sekuat tenagamu. Dengarlah seruan ini, berlombalah! Bersegeralah! (Page 73)

Ia infakkan seluruh harta di waktu susah. Bertahajud di malam hari dengan al-Qur'an. (Page 75)

Hijrah dan korbankanlah segala bisikan setan. Jagalah waktumu jangan sampai terlewatkan. (Page 80)

Seekor semut tidak mengenal lelah. (Page 80)

Mutiara laut tergantung di leher karena ia diraih dengan menyelam. (Page 80)

Tulislah untuk dirimu, sejarahmu sendiri! Jangan engkau sebut-sebut zaman leluhurmu. (Page 81)

Janganlah mengabaikan pekerjaan yang halal. Karena itu kemuliaan hidup dan kebanggaan pemuda. (Page 81)

Bangun, carilah rezeki dari pintu-pintunya. Walaupun itu di negeri Cina dan Jepang. (Page 81)

Cukup bagimu kemuliaan kerja para nabi. Mereka menggembala sekumpulan kambing. (Page 82)

Waktu luang kita, bagai kenekadan para pemuda menyongsong kematian. (Page 82)

Mereka memenuhi dunia dengan industri, pertanian (Page 83)

Tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh. Raihlah dengan segenap kekuatan yang kau miliki. Ikat, hafalkan, manfaatkan, dan tulislah. (Page 83)

Perdalamlah jika engkau ingin satu kesibukan. Tidak ada kebaikan dalam ilmu yang tidak mendalam. (Page 84)

Hati-hatilah dengan waktu kosongmu karena ia pencuri. Ia mengajakmu untuk menyepelekan dan berbuat maksiat. Waktu kosong adalah tipu daya bagi akal kita. (Page 84)

Bergantilah-bergantilah dari pekerjaan ke pekerjaan. Perkataan, keadaan, dan timbangan. Hati punya rasa bosan, baiknya engkau lihat. Berpindah dengan sungguh-sungguh dalam keragaman. (Page 84)

Sabar tidak meleleh karena panas api. Ia menjadi lebih mahal dari bulu mata kita. Melampaui besi yang tidak seberapa harganya. (Page 85)

Saudara pemalas adalah pecandu rumah. (Page 86)

Kamis, 10 Agustus 2023

Kun The Winner


Nabi Musa ngajarin 'Allaahummalakal hamdu'. Berterima kasih atas apa yang ada. Kalaupun harus mentok, maka seluruh perjalanan tetap jadi ibadah. (Page x)

Laut Allah belah buat Musa dan pengikutnya. Ga ada jalan mentok buat Allah. Subhaanallaah. (Page x)

Dalam menghadapi persoalan hidup, basic-nya: shalat, doa, sedekah. Itu aja. Tapi, pemahaman yang nimbulin keyakinan, begitu penting. Tanpa keyakinan dan ilmu, ga akan ada cahaya. (Page 9) 

Cahaya di atas cahaya. Nuurun 'alaa nuur. Tanpa pemahaman (baca: ilmu) dan keyakinan, hidup akan terasa kering, hampa, dan ga akan jadi keajaiban. Jadinya malah putus asa. (Page 9)

Ilmu itu cahaya. Keyakinan juga adalah cahaya. (Page 10)

Apa sih ciri-ciri the winner?
1. Yakin bahwa Allah itu Mahabaik dan Mahakuasa atas segala sesuatu.
2. Tidak terjebak pada pola pikir user.
3. Melihat yang ada, bukan yang ga ada. (Page 14)

Setiap ada penawaran, kesempatan, atau peluang datang adalah sebuah tanda. Tanda apa? Tanda disuruh doa. (Page 16)

Kalau diajak bersedekah, sambutlah dengan riang gembira. Jangan langsung ditolak dengan alasan gak punya duit dan sebagainya. (Page 20)

"Semoga kamu bisa menyediakan lapangan pekerjaan, buat semua orang yang pengen bekerja, ya, Nak." (Page 23)

If there is doa, there is a way... please, believe it!!! (Page 25)

Apa sih ciri-ciri the loser?
1. Kurang yakin pada Allah
2. Karena kurang yakin, jadinya pesimis
3. Menyalahkan keadaan atau orang lain (Page 26)

Sehebat apa pun usaha, tidak akan menjadi apa-apa bila Allah tidak mengizinkan. (Page 33)

Seseorang yang yakin akan berhasil, kemudian dia benar-benar berhasil, itu bukan sesuatu yang salah. Yang menjadi masalah adalah bila orang itu menjadi sombong, ujub, dan takabur. Dia merasa bahwa keberhasilannya ini karena dirinya, bukan yang lain dan bukan pula karena Allah. Inilah yang perlu diwaspadai. (Page 35)

Mereka yang yakin bahwa semua keberhasilan yang dirasakan tidak lepas dari campur tangan keputusan Allah, maka tidak akan membuat diri menjadi ujub, sombong dan takabbur. (Page 36)

Saudara mencoba meraih apa yang saudara yakini, dengan doa saudara, ibadah saudara, bersama Allah dan dengan cara-cara Allah. (Page 42)

Dalam penantian, masyaAllah, saya menemukan masalah diri ini membesar. Tapi lagi-lagi saya menikmati, biar Allah melihat saya sebagai orang yang sabar. Indaaaaahhh... (Page 47)

The winner adalah mereka yang mempunyai mimpi... Namu, mimpinya nggak hanya disimpen sendiri, melainkan juga diceritakan kepada Allah. (Page 50)

Mimpi itu ibarat bahan bakar yang amat dibutuhkan sebuah kendaraan. Kendaraan akan bergerak maju, bila ada bahan bakar. (Page 52)

Dream, Pray, 'n Action. Bawa mimpi kawan-kawan, bawa impian kawan-kawan, ke atas sajadah. Ceritain sama Allah. Allah sangat Kuasa Mewujudkannya. (Page 52)

Ngadu sama Allah. Ini kuncinya. Seorang the winner, kalau punya keinginan, hajat, nggak akan disimpan sendiri. Ia akan memberi tahu Allah. Ia ingin Allah terlibat dalam seluruh proses pengabulan mimpinya. (Page 65)

Silakan saja saudara minta apa saja. Tapi sertakan visi misi dalam doa itu. Saudara minta rumah kepada Allah. Katakan kepada Allah, bahwa rumah itu akan saudara gunakan untuk mengaji, beribadah dan bukan untuk maksiat. (Page 66)

Kapan seorang the winner harus melakukan aksi nyata? Jawabannya adalah setelah berdoa. (Page 73)

Baca Surah Al-Waaqi'ah (Surat ke-56). Pagi dan sore. Habis shubuh dan habis ashar. Insya Allah dah bakal banyak rezeki. (Page 76)