Personalitas ini tak akan pernah ditemukan dalam kehidupan makhluk hidup selain manusia. (Page 12)
Bagaimana ia membangun keluarga hingga pernah bercerai dengan isteri pertama, down yang luar biasa, tetap mendidik anak-anaknya, dan bangkit dari keterpurukan dan kemudian menikah lagi beberapa tahun kemudian, (Page 20)
Minat untuk membaca dan belajar bahasa, terutama bahasa Inggris sudah ditekuninya sejak SMP. (Page 26)
Nunggak dalam membayar SPP diakuinya sering dialami olehnya, (Page 27)
Justru sesuatu yang istimewa menurutnya, didapatkannya di luar sekolah. Misalnya ketika ia harus berjualan es lilin, menurutnya itu merupakan pengalaman yang sangat istimewa. (Page 29)
Kalau ia menemui banyak orang, maka jualannya pasti akan laku. (Page 29)
Ia menekuni pekerjaan itu, meski hasilnya kecil, tapi kalau ditumpuk terus, rutin, hasilnya pun akan banyak. (Page 29)
Dalam mendidik anak-anaknya pun Tomo boleh dibilang sangat demokratis. Ia tak pernah memaksa kepada anak-anaknya untuk mengerjakan ini atau itu, atau untuk mengikuti les ini dan itu. Tak pernah meminta pada anak-anak, misalnya nilai Matematika harus tinggi, dan sebagainya. Semuanya diserahkan pada minat dan bakat si anak itu sendiri. (Page 34)
Segala sesuatu yang tidak dilakukan dengan kesungguhan 100%, maka hasilnya pun akan setengah-setengah. (Page 34)
Dia mendorong anak-anaknya untuk merasakan kekalahan-kekalahan, juga kemenangan-kemenangan. Dengan porsi yang berimbang itulah, pada saatnya nanti mereka, anak-anak akan terbiasa dengan sesuatu yang positif maupun negatif. Terbiasa dengan kegagalan dan juga keberhasilan. (Page 35)
Dan tidak ada 'mantan' anak di dunia ini. (Page 38)
Yang menambah perih tentu, sang sopir itu pulalah yang mengambil isteri darinya. (Page 38)
Perbuatan yang baik, akan menuai hasil yang baik pula. (Page 38)
Usaha untuk mencari pendamping hidup baru tidaklah mudah bagi Tomo. (Page 40)
Selain mengikuti kursus bahasa inggris, salah satunya di Lembaga Indonesia Amerika (LIA), Tomo juga kerap berlatih berbahasa inggris di depan cermin. (Page 45)
Ia pun keluar dari Hero Supermarket setelah 3 tahun bekerja di sana. (Page 46)
Tomo memiliki pengalaman menang. Pengalaman menang dalam artian pernah berhasil melakukan suatu usaha, meskipun kadarnya kecil, membuatnya memiliki keyakinan untuk meraih keberhasilan yang lebih tinggi lagi. (Page 94)
Dengan keinginan yang menggebu itu, keterbatasan membuat 'pantatnya panas', hati berdebar-debar selalu ingin merubah keadaan. Hal itulah yang memacu Tomo memiliki energi penuh, yang memotivasinya untuk mencoba banyak hal. (Page 108)
Jika ingin meraih keberhasilan, maka seseorang harus memiliki stamina yang kuat dan keuletan untuk menindak lanjuti 'Keinginan yang Menggebu' dan 'Kepercayaan yang Kokoh' yang sudah dimiliki sebelumnya. (Page 112)
Pengembangan diri (character building). (Page 115)
Jika berangkatnya dari upaya yang maksimal, melakukannya dengan maksimal, maka secara logika hasilnya pun akan maksimal. (Page 120)
Yang menyatukan mereka adalah NILAI. (Page 131)
Siapa kita adalah apa yang kita lakukan (Page 146)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar