Kemajuan dalam hal membaca, sama seperti pendidikan, bisa menjadi proses seumur hidup. (Page 15)
PERSNELING MEMBACA
Menurut saya, istilah "persneling" lebih sesuai dipakai disini, sebab kita sedang membicarakan kecepatan. Berikut empat persneling dalam membaca.
1. "Belajar" meliputi membaca, membaca ulang, mencatat, dan mengulang.
2. "Membaca lambat" umumnya berarti membaca kata-per-kata.
3. "Membaca cepat" adalah persneling yang sedang sedapat mungkin kita capai melalui program ini, terdiri atas membaca kelompok-kata-per-kelompok-kata, sebisa mungkin tanpa regresi.
4. "Membaca sepintas lalu" melibatkan kemampuan mata untuk bergerak cepat ke seluruh halam buku, bukan membaca kelompok-kata-per-kelompok-kata ataupun baris-per-baris. (Page 76-77)
MENGGUNAKAN PERSNELING YANG TEPAT
Kapan anda harus menggunakan keempat persneling tersebut? Mari kita ambil contoh berikut. Tergantung pada tujuan dan sifat bacaan:
1. Anda harus menggunakan teknik "Belajar" jika materi bacaan sulit dan anda harus benar-benar memahaminya.
2. Anda harus menggunakan teknik "Membaca lambat" jika materi bacaan sulit, namun anda hanya perlu memahami hal-hal yang umum,
3. Anda harus menggunakan teknik "Membaca cepat" jika materi bacaan sulit, namun anda hanya perlu memahami garis besarnya,
4. Anda harus menggunakan teknik "Membaca sepintas lalu" jika materi bacaan tidak terlalu sulit atau tidak terlalu mudah dan anda hanya membutuhkan garis besarnya. (Page 78)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar